TITIKTEMU.CO - Candaan di kantor sering dianggap sekadar bumbu obrolan.
Tapi ternyata, sejumlah penelitian membuktikan bahwa humor bisa jadi kunci penting dalam membangun hubungan kerja yang sehat.
Hampir semua karyawan pasti pernah merasakan bagaimana satu joke kecil bisa mencairkan rapat yang tegang atau membuat hari kerja terasa lebih ringan.
Menurut riset Robert J. Trulaski, humor bukan sekadar hiburan singkat, tapi alat komunikasi ampuh yang bisa menurunkan stres, mempererat hubungan, bahkan dipakai pemimpin untuk menjalin kedekatan dengan timnya.
Lelucon Tak Selalu Diterima Sama
Meski terdengar sederhana, efek humor ternyata berbeda-beda tergantung siapa yang melontarkannya.
Pria, baik dengan posisi tinggi maupun rendah, cenderung mendapat penilaian positif ketika bercanda.
Wanita dengan posisi rendah, terutama jika menggunakan humor agresif, justru sering dipandang negatif.
Artinya, meski tertawa itu menular, penerimaan audiens bisa sangat dipengaruhi oleh status dan gender si pelontar humor.
Baca Juga: Suara Solidaritas Menembus Batas: Artis Korea & Thailand Ikut Bersuara untuk Demo Indonesia
Candaan = Obat Stres + Booster Produktivitas
Bagi banyak pekerja, humor adalah “pelarian sehat” dari tekanan kerja.
Studi harian selama dua minggu menemukan adanya hubungan erat antara humor, emosi positif, dan kepuasan kerja.
Artikel Terkait
Promo Alfamart Khusus 30-31 Agustus 2025, Diskon Jumbo Kebutuhan Harian
Katalog Promo Superindo 30–31 Agustus 2025, Diskon Gede-gedean di Akhir Bulan
Affan Kurniawan, Sebelum Maut Menjemput
LHKPN Eko Patrio Rp 131 Miliar: Ironi di Balik Joget DPR yang Menuai Hujatan
Uya Kuya: Dari Joget DPR yang Viral hingga LHKPN dengan Rumah Amerika yang Bikin KPK Angkat Alis
Drama Hilangnya Fitur Live TikTok: Antara Aksi Massa, Strategi Aman, dan Kebingungan Warganet
Grahadi Terbakar di Tengah Amarah Massa: Simbol Kekuasaan Jawa Timur Dilalap Api
Suara Solidaritas Menembus Batas: Artis Korea & Thailand Ikut Bersuara untuk Demo Indonesia
TikTok Matikan Sementara Fitur Live Imbas Unjuk Rasa di Indonesia, Ini Alasannya
Jaringan Mitra Promedia Desak Zulhas:Copot Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN yang Tidak Empati pada Rakyat