Dalam pertemuan bilateral, Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Biaya Hidup Malaysia, Datok Armizan bin Mohd. Ali, menyatakan sepakat.
“Kesetaraan pembayaran royalti penting untuk melindungi hak pencipta.Kami mendukung langkah Indonesia memperjuangkan sistem ini di tingkat internasional,” ujar Armizan.
Dampak untuk Industri Kreatif
Bila aturan ini terealisasi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh musisi atau penerbit, tetapi juga seluruh ekosistem industri kreatif di Indonesia.
Para pencipta karya bisa lebih dihargai, sekaligus mendorong lahirnya produk intelektual baru tanpa kekhawatiran soal diskriminasi bayaran.
Dengan kata lain, Protokol Jakarta berpotensi menjadi tonggak sejarah: dari Asia Tenggara untuk dunia, memperjuangkan keadilan royalti lintas batas negara.***
Artikel Terkait
Mobil Listrik Murah 2025 Mulai Rp184 Juta, Bisa Hemat Bensin Sekaligus Gaya!
DPR Ketok Palu! Minuman Berpemanis Wajib Bayar Cukai Mulai 2026
Kronologi Penangkapan Wamenaker Immanuel Ebenezer dan Komplotannya, KPK: Hasil Pemerasan Capai Rp81 Miliar
Viral Foto Wamenaker Terbaring Sakit, KPK Pastikan Noel Sehat, Netizen Ingatkan Hukuman Mati
Viral Lagi Video Immanuel Ebenezer Pernah Serukan Hukuman Mati untuk Koruptor, Kini Namanya Jadi Sorotan KPK
Trailer Terbaru The Conjuring: Last Rites Dirilis, LINK NONTON Di Sini
Pajak Motor Listrik vs Konvensional, Selisih Bisa Ratusan Ribu Setiap Tahun
Rundown Lalala Fest 2025 Konser Day 2 & Day 3, Hari Ini 23-24 Agustus Line Up Musisi, Apakah Tiket Masih Ada?
Google Pixel 10 Pro Fold, HP Lipat Pertama dengan Sertifikasi IP68, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Immanuel Ebenezer Ajukan Amnesti, Begini Kata Istana