TITIKTEMU.CO - Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina, memenuhi panggilan penyidik di Polda Metro Jaya pada Senin, 4 Agustus 2025. Kehadirannya berkaitan dengan proses penyelidikan atas laporan dugaan ijazah palsu milik Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kepada awak media, Silfester menjelaskan bahwa dirinya dan Ade Darmawan, Sekjen Perkumpulan Advokat Indonesia (Peradi) Bersatu, dipanggil sebagai saksi dalam kasus tersebut.
“Hari ini saya dan Bang Ade hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam penyidikan yang sedang berlangsung,” ujar Silfester di lokasi pemeriksaan.
Baca Juga: Sidang Cerai Ketiga, Andre Taulany Tegas Tolak Anak-Anaknya Terlibat: “Mereka Masih di Bawah Umur”
Silfester memaparkan bahwa ada tiga fokus utama dalam proses penyidikan kali ini, yaitu terkait dugaan penghasutan, pencemaran nama baik, serta penyebaran fitnah dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
“Pemeriksaan ini menyangkut beberapa indikasi: pertama soal penghasutan, kedua pencemaran nama baik, ketiga fitnah dan dugaan manipulasi terhadap undang-undang ITE, yang dilaporkan oleh Bapak Joko Widodo,” ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa Presiden Jokowi sempat menghubunginya lewat sambungan telepon sebelum agenda pemeriksaan dimulai.
“Bapak Jokowi sempat menelepon saya kemarin. Beliau menyampaikan bahwa dirinya dalam keadaan baik di Solo, menikmati waktu bersama keluarga dan terus menerima masyarakat,” jelas Silfester.
Ia menambahkan bahwa kondisi hati Presiden tetap tenang dan gembira, di tengah maraknya isu miring yang beredar di publik.
“Ini yang bikin Pak Jokowi tetap bergembira,” imbuhnya.
Menanggapi hasil survei terbaru dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebutkan 74,6 persen masyarakat tidak percaya bahwa ijazah Presiden Jokowi palsu, Silfester menyambutnya dengan optimisme.
Baca Juga: Sosok Humanis Marsma Fajar Adriyanto di Mata Wakasau: Ramah, Ceria, dan Inspiratif
“Tentu saja kami bergembira karena mayoritas masyarakat, sekitar 74,6 persen, tidak percaya bahwa ijazah Pak Jokowi palsu,” tegasnya.
Artikel Terkait
Resmi! Sulthan Zaky Gabung Klub Kamboja, MOI Kompong Dewa FC dari PSM Makassar
BRI Salurkan BSU 2025 ke 3,76 Juta Penerima Senilai Rp2,25 Triliun, Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Sosok Humanis Marsma Fajar Adriyanto di Mata Wakasau: Ramah, Ceria, dan Inspiratif
Viral! Pria Diduga Polisi Intimidasi Pengendara di Dekat Grand Indonesia, Netizen Pertanyakan Etika
Sidang Cerai Ketiga, Andre Taulany Tegas Tolak Anak-Anaknya Terlibat: “Mereka Masih di Bawah Umur”