Sosok Humanis Marsma Fajar Adriyanto di Mata Wakasau: Ramah, Ceria, dan Inspiratif

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 4 Agustus 2025 | 18:19 WIB
Wakil Kepala Staf TNI AU (Wakasau), Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi kenang sosok Marsma Fajar Adriyanto (mediabhayangkara.co.id)
Wakil Kepala Staf TNI AU (Wakasau), Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi kenang sosok Marsma Fajar Adriyanto (mediabhayangkara.co.id)

TITIKTEMU.CO - TNI Angkatan Udara (TNI AU) tengah berduka atas wafatnya salah satu perwira terbaik mereka, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto. Beliau gugur dalam kecelakaan pesawat latih yang terjadi di kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat.

Kabar duka ini membawa kesedihan mendalam di lingkungan TNI AU. Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau), Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi, menyempatkan diri hadir langsung di rumah duka yang berada di Komplek TNI AU, Pancoran, Jakarta Selatan, guna memberikan penghormatan terakhir.

Baca Juga: Resmi! Sulthan Zaky Gabung Klub Kamboja, MOI Kompong Dewa FC dari PSM Makassar

Dalam kesaksiannya, Marsekal Tedi mengenang Almarhum Marsma Fajar sebagai sosok yang penuh semangat, ceria, dan rendah hati. Ia dikenal ramah serta dekat dengan semua kalangan. “Beliau selalu tampil tanpa beban, murah senyum, dan penuh energi positif. Kami semua merasa sangat kehilangan,” ujar Tedi.

Semasa hidup, Marsma Fajar dikenal luas bukan hanya karena perannya sebagai mantan Kepala Dinas Penerangan TNI AU, tetapi juga sebagai penerbang handal pesawat tempur F-16. Ia juga aktif dalam membina olahraga dirgantara melalui keterlibatannya di Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

“Almarhum sangat aktif mendorong kegiatan olahraga kedirgantaraan dan membina komunitasnya dengan semangat luar biasa,” lanjut Tedi.

Baca Juga: BRI Salurkan BSU 2025 ke 3,76 Juta Penerima Senilai Rp2,25 Triliun, Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Kepergian Marsma Fajar memberikan luka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar TNI AU, tetapi juga bagi komunitas kedirgantaraan Indonesia. Sosoknya dikenal menjunjung tinggi profesionalisme, namun tetap hangat dalam menjalin hubungan dengan sesama, baik di lingkungan militer maupun masyarakat umum.

Dengan reputasinya sebagai perwira teladan dan pengabdi setia dalam dunia dirgantara, kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi bangsa.

Semoga jasa dan pengabdiannya menjadi amal terbaik, dan beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X