Evaluasi 7 Bulan Prabowo–Gibran, Juni 2025 LIMA RAPOR BIRU, DUA RAPOR MERAH Oleh LSI Denny JA

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 5 Juni 2025 | 05:30 WIB
Ilustrasi Rapor Tujuh Bulan Prabowo Gibran (Denny JA)
Ilustrasi Rapor Tujuh Bulan Prabowo Gibran (Denny JA)

1. Popularitas Personal
Prabowo memiliki tingkat pengenalan publik sebesar 98% dan kesukaan 94,4%.

Dalam komunikasi politik, citra pribadi kerap menjadi benteng kokoh terhadap kritik di awal masa pemerintahan.

2. Efek Honeymoon Politik

Enam hingga dua belas bulan pertama adalah fase bulan madu antara rakyat dan kekuasaan. Ini momen ketika optimisme menahan kegelisahan, dan publik masih memberi waktu.

3. Persepsi Arah yang Benar

Sebanyak 81% responden merasa Indonesia sedang berada di jalur yang tepat.

Meski hasil konkret belum tampak, arah yang dirasa benar memberi ruang harapan.

4. Ketiadaan Oposisi yang Memikat

Hingga kini, belum muncul gagasan besar dari oposisi seperti PDIP atau Anies Baswedan yang mampu menyaingi narasi dominan pemerintah.

Baca Juga: Cara Cetak E-Ijazah Setelah SPTJM Disetujui untuk SD, SMP, SMA Mulai Input Tanggal hingga Pengesahan

Data ini memberi dua wajah pemerintahan Prabowo–Gibran: di satu sisi stabilitas makro berhasil dijaga, di sisi lain tekanan ekonomi mikro mulai mengetuk keras pintu rakyat.

Lima rapor biru menunjukkan fondasi kokoh. Tapi dua rapor merah menunjukkan celah retak yang tak boleh diabaikan.

Dalam demokrasi modern, tujuh bulan adalah masa pengantar. Tapi dalam periode sebuah pemerintahan, tujuh bulan bisa menjadi fondasi kepercayaan atau awal retaknya legitimasi.

Tujuh bulan pemerintahan Prabowo- Gibran di mata publik luas bisa disimpulkan seperti ini. Publik secara umum menyatakan keyakinan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran
berada di jalur yang tepat.

Namun tetap diperlukan penyempurnaan prioritas kebijakan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5%. Sekaligus memastikan ketersediaan
lapangan kerja serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: LSI Denny JA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X