Evaluasi 7 Bulan Prabowo–Gibran, Juni 2025 LIMA RAPOR BIRU, DUA RAPOR MERAH Oleh LSI Denny JA

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 5 Juni 2025 | 05:30 WIB
Ilustrasi Rapor Tujuh Bulan Prabowo Gibran (Denny JA)
Ilustrasi Rapor Tujuh Bulan Prabowo Gibran (Denny JA)

2. Pertumbuhan Ekonomi di Bawah Target

Di kuartal ini, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat di bawah 5%, terlalu lemah untuk menyerap tenaga kerja secara masif.

Dalam politik ekonomi, angka 5% adalah garis batas antara harapan dan kekhawatiran.

3. Ekspektasi yang Terlampau Tinggi

Terpilihnya Prabowo dengan dukungan besar memantik harapan rakyat yang menjulang.

Namun teori psikologi politik mengingatkan: semakin tinggi harapan, semakin keras bunyi kecewa saat realitas belum menyusul.

4. Gelombang PHK Masif

Hanya dalam dua bulan pertama tahun ini (1 Januari – 10 Maret), 73.992 kasus PHK tercatat oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia.

Di balik angka itu ada cerita anak putus sekolah, cicilan rumah macet, dan warung yang tak jadi buka.

PHK tak hanya melanda buruh, industri hotel dan restoran, tapi juga pekerja intelektual seperti wartawan.

Baca Juga: PT Tangguh Niaga Karya: Lowongan Kerja National Sales Manager, Penipuan atau Resmi?

Mengapa Kepuasan Tetap Tinggi di Tengah Dua Rapor Merah?

Paradoks ini menarik: meski tekanan ekonomi dirasakan luas, tingkat kepuasan terhadap pemerintahan tetap tinggi.

Sebanyak 81,2% responden menyatakan puas atau sangat puas terhadap Prabowo–Gibran.

Ada empat penjelasan untuk fenomena ini:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: LSI Denny JA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X