“Tidak boleh ada monopoli. DPR juga sudah sepakat bahwa layanan haji harus melibatkan banyak pihak agar lebih transparan dan efisien,” tegasnya.
Komitmen untuk Jemaah: Pelayanan Lebih Baik, Biaya Lebih Ringan
Wamenag menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa semua langkah yang diambil bertujuan demi kesejahteraan jemaah.
Ia ingin agar tata kelola haji terus diperbaiki agar pelayanan semakin optimal dan biaya makin terjangkau.
“Saya serius memperjuangkan ini karena menyangkut kemaslahatan jemaah. Kita harus terus cari solusi agar mereka bisa berhaji dengan nyaman dan biaya yang rasional,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Haji 2025: Kemenag dan BPJS Kesehatan Bahas Lanjutan Aktifasi Jemaah dan PPIH
Transparan, Kemenag Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Lunasi Biaya Haji 2025
Menteri Agama Nasruddin Umar Meminta Pendampingan dan Pengawasan Kepada KPK dalam Pelaksanaan Ibadah Haji 2025
Menteri Agama RI Lobi Arab Saudi untuk Tambah Kuota Pendamping Haji 2025
Kerjasama Perdana Lion Air Resmi Angkut Jemaah Haji 2025: Terobosan Baru Kemenag!
H-2 Penutupan, 158.293 Jemaah Reguler Lunasi Biaya Haji 2025
Ditutup Hari Ini , 161.136 Jemaah Reguler Lunasi Biaya Haji 2025
Haji 2025: Arab Saudi Tambah Kuota Petugas Haji untuk Indonesia, Sudah Masuk E-Hajj. Segini Jumlahnya
BRI Kembali Dipercaya Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jemaah Haji 2025
Kemenag Perpanjang Batas Akhir Pelunasan Biaya Haji 2025 hingga 25 April, Ini Alasannya