Usai Viral Petani Kalimantan Selatan Mengeluhkan Harga Gabah yang Jauh di Bawah HPP, Menteri Pertanian Sebut Pecat Oknum Bulog

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 21 April 2025 | 18:30 WIB
Pengamat pertanian AEPI Khudori  dan Menteri Pertanian  Amran Soroti sulitnya jual gabah ke bulog (YouTube/metro_tv)
Pengamat pertanian AEPI Khudori dan Menteri Pertanian Amran Soroti sulitnya jual gabah ke bulog (YouTube/metro_tv)

TITIKTEMU.CO - Isu mengenai harga gabah yang diterima petani Kalimantan Selatan (Kalsel) kini tengah ramai dibicarakan di media sosial.

Para petani mengungkapkan kekecewaan mereka karena harga jual gabah mereka hanya dihargai Rp5.000 per kilogram (kg), jauh lebih rendah dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang seharusnya Rp6.500 per kg.

Keluhan ini langsung mendapatkan perhatian dari Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Amran Sulaiman, yang turut menyoroti masalah tersebut.

Baca Juga: Sebelum Ditemukan Mentan, Mendag Ternyata Sudah Tutup Pabrik Kasus kecurangan Minyakita, kembali mencuat setelah Menteri Pertanian Andi Amran Sidak

Amran Sulaiman Ungkapkan Kecewa dengan Peran Tengkulak dan BULOG

Dalam program televisi Q&A di METRO TV pada 21 April 2025, Amran mengungkapkan kekecewaannya terkait praktik yang terjadi di lapangan.

Ia menyebutkan bahwa pihak BULOG tidak seharusnya membeli gabah dari tengkulak atau pedagang perantara.

Hal ini bertentangan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya BULOG membeli hasil pertanian langsung dari petani tanpa melibatkan tengkulak.

Baca Juga: Prabowo Siapkan PP Penyerapan Gabah Rp 6.500: Prioritaskan Kesejahteraan Petani

Presiden selalu menekankan untuk satu komando, jika BULOG tidak melakukan tugasnya dengan benar, yang rugi adalah sektor pertanian,” ujar Amran.

Ia menambahkan bahwa saat dirinya mendengar penjelasan dari BULOG mengenai pembelian gabah yang hanya seharga Rp5.000 per kg, ia merasa sangat kecewa.

Bulog Tak Sesuai Perintah Presiden: Menyalahkan Tengkulak

Amran menjelaskan bahwa BULOG seharusnya mengikuti perintah pemerintah untuk membeli hasil tani langsung dari petani, bukan dari tengkulak.

Baca Juga: Klarifikasi Paula Verhoeven Soal CCTV: “Tidak Ada Bukti Selingkuh, Hanya Ngobrol”, Justru jadi Bahan Rujak Netizen

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: YouTube METRO TV

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X