Subsidi TransJakarta Mau Dipangkas? DPRD DKI Bilang Jangan Asal Tebang, Rute Ini Harus Dipertahankan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:10 WIB

TITIKTEMU.CO-Bayangkan bus yang setiap hari mengangkut ribuan orang tiba-tiba harus mengurangi layanannya hanya karena subsidi dipangkas. Di sinilah persoalan subsidi TransJakarta menjadi lebih rumit daripada sekadar memangkas angka dalam APBD.

Wacana pengurangan subsidi TransJakarta mendapat perhatian dari Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi PSI, August Hamonangan. Ia meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menerapkan pemangkasan secara rata kepada seluruh rute.

Menurut August, jika penghematan anggaran memang diperlukan, pemerintah seharusnya melihat terlebih dahulu rute mana yang paling banyak digunakan dan memberikan manfaat terbesar bagi warga Jakarta.

Baca Juga: Kelok 23 Yogyakarta Segera Dibuka, Jalur Baru Ini Bikin Perjalanan ke Pantai Selatan Makin Seru

Subsidi TransJakarta Jangan Dipukul Rata

Dalam APBD DKI Jakarta 2026, subsidi TransJakarta tercatat sekitar Rp3,76 triliun. Angka tersebut tentu bukan nominal kecil, sehingga evaluasi terhadap penggunaannya menjadi sesuatu yang wajar.

Namun, August menilai evaluasi tidak cukup dilakukan hanya dengan melihat total anggaran. Setiap rute memiliki karakteristik penumpang, jarak perjalanan, tingkat kepadatan, hingga manfaat yang berbeda.

Karena itu, ia mendorong Pemprov DKI bersama PT Transportasi Jakarta memilah layanan berdasarkan tingkat kebutuhan. Rute yang benar-benar menjadi tulang punggung mobilitas warga seharusnya mendapatkan perlindungan lebih besar.

Baca Juga: Mau Liburan ke China? Mulai 15 September 2026, Satu Kebohongan Bisa Bikin Gagal Masuk

“Tidak bisa semuanya dipotong dengan ukuran yang sama,” kira-kira begitu logika yang ingin ditekankan August.

Rute Blok M-Kota Dinilai Masih Penting

Salah satu layanan yang menurut August layak dipertahankan subsidinya adalah TransJakarta koridor 1 Blok M-Kota.

Rute ini melewati kawasan yang dikenal memiliki aktivitas tinggi dan menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat. Penumpang dapat berpindah dari kawasan Blok M menuju pusat kota dengan transportasi umum yang relatif terjangkau.

Baca Juga: Rebahan Itu Produktif? Riset Ini Bisa Bikin Bos Berpikir Ulang soal Jam Kerja

Bagi August, tingginya penggunaan dan besarnya manfaat bagi warga menjadi alasan kuat agar subsidi pada rute tersebut tidak dikurangi secara sembarangan.

Persoalannya sederhana: jika uang pajak digunakan untuk subsidi transportasi, maka manfaat terbesar seharusnya kembali kepada masyarakat yang memang menjadi sasaran layanan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X