"Petugas kloter tentu akan kita tambah. Demikian juga untuk petugas non kloter, baik untuk layanan bimbingan ibadah, akomodasi, konsumsi, transportasi di Arab Saudi, dan layanan lainnya," jelas Hilman dari Arab Saudi.
Hilman menambahkan, saat ini pihaknya sudah mengumumkan hasil seleksi petugas berdasarkan kuota awal. Untuk proses bimbingan teknis (bimtek) bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan dilakukan dari 14 - 20 April 2025.
Baca Juga: Abdul Mu'ti Umumkan SPMB 2025 Segera Diberlakukan, Gantikan Sistem PPDB dan Ujian Nasional
"Petugas yang masuk kuota tambahan ini akan segera kita proses agar mereka juga bisa segera mengikuti Bimtek Petugas Haji," tandasnya.
Menurut Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H yang diterbitkan oleh Dirjen PPU, jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025. Sehari berikutnya, jemaah haji reguler asal Indonesia secara bertahap akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari embarkasi masing-masing.***
Artikel Terkait
Kemenag Terbitkan Buku Manasik Haji, Bahas Istithaah Kesehatan Hingga Fikih Taysir
Jemaah Haji Reguler Wajib Miliki JKN Aktif: Perlindungan Kesehatan dari Keberangkatan hingga Kepulangan
Kerjasama Perdana Lion Air Resmi Angkut Jemaah Haji 2025: Terobosan Baru Kemenag!
Kulon Progo Didorong Menjadi Embarkasi Haji DIY, Apa Saja Syaratnya ?
Kemenag akan Kaji Kembali Skema Penentuan Kuota Jemaah Haji Provinsi
3 Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-15 Bulan Ramadhan: Benarkah seperti Haji dan Umroh?
Rilis e-Book Manasik, Menag: Tak Hanya Bermuatan Fiqih, Tapi Hikmah Haji dan Umrah
183.284 Jemaah Lunasi Biaya Haji Reguler 2025