Idrus menganggap penilaian tersebut tidak objektif.
"Salah satu lembaga survei memberikan penilaian yang menurut pandangan kami sangat tidak objektif dan tidak realistis," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu 22 Januari 2025.
Menurut Idrus, kinerja Bahlil sebagai Menteri ESDM selama ini sangat positif. Ia menyayangkan hasil survei yang dianggap hanya menilai sebagian kecil dari tugas Bahlil.
Baca Juga: Resmi dari Pemerintah: Jadwal Sekolah Bulan Ramadan dan Libur Idul Fitri 2025
"Setelah kami pelajari, ternyata penilaian yang diberikan hanya pada sektor tertentu dan tidak dilihat dalam perspektif yang lebih menyeluruh," tambahnya.
Idrus menegaskan bahwa penilaian Celios bersifat parsial dan tidak mencerminkan keseluruhan pekerjaan Bahlil di Kementerian ESDM.
"Penilaian yang dilakukan lembaga tersebut tidak komprehensif dan tidak terintegrasi, sehingga tidak dapat dijadikan dasar objektif untuk memberikan justifikasi," tutupnya.***
Artikel Terkait
Muncul Pro Kontra Soal Pembekalan Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang, Sejumlah Menteri Justru ‘Semringah’ di Medsos
6 Juru Bicara Baru di Kabinet Prabowo, Intip Sederet Tokoh yang Pernah Jadi Jubir Andalan Presiden RI
TERBAIK! Menteri Agama Miliki Citra Positif Tertinggi dalam Kabinet Merah Putih, Angkanya Mencapai 95,6%
Seluruh Jajaran Kabinet Merah Putih Sudah Lapor LHKPN, Seskab Mayor Teddy Tercatat Punya Kekayaan Rp15 Miliar, Ini Rinciannya
KPK Apresiasi 100% Kepatuhan LHKPN Kabinet Merah Putih: Sebuah Langkah Menuju Transparansi