“Setiap daerah itu punya ciri khas. Kalau di pesisir, kita tanam kelapa atau cengkeh.
Di dataran tinggi seperti Bener Meriah, ya cocoknya kopi atau jeruk. Begitu juga di tempat lain, kita sesuaikan dengan potensi masing-masing,” kata Azhari sambil memberikan contoh-contoh.
Komitmen Jangka Panjang
Azhari optimistis program ini tidak berhenti di angka 20 ribu.
“Kalau setiap tahun bisa tanam 20 ribu, maka dalam lima tahun, kita bisa capai 100 ribu pohon.
Insya Allah, semua tanah wakaf di Aceh nantinya bisa produktif,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, hasil dari pohon-pohon produktif ini akan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga lingkungan.
"Ini bukan cuma soal menanam pohon, tapi juga membangun masa depan yang lebih baik," imbuhnya.
Baca Juga: PT Kliring Berjangka Indonesia Buka Lowongan Kerja: Kesempatan Emas Berkarier di BUMN
Capaian di Beberapa Daerah
Beberapa kabupaten sudah bergerak lebih dulu.
Di Pidie Jaya, kelapa menjadi pilihan utama. Sementara itu, Aceh Timur menanam kelapa di tanah wakaf. Bahkan, di Gampong Sebatang, sawit kini mulai tumbuh subur.
Program ini juga terus dikejar di daerah--daerah lain yang belum selesai, seperti Langsa, Aceh Barat, Simeulue, dan Aceh Tamiang.
“Kalau ada yang belum selesai sebelum peringatan HAB, nggak apa-apa. Kita tetap akan lanjutkan sampai target tercapai,” ujar Azhari.
Artikel Terkait
BRI Raih Merdeka Award 2024 Kategori CSR Untuk Negeri, Berkat Pemberdayaan Wanita dan Lingkungan
BRI Ajak Pembalap MotoGP Tanam Pohon Demi Keseimbangan Lingkungan Untuk Dorong Pariwisata Hijau
Program BRI Peduli Berhasil Kelola 22 Ton Sampah untuk Jaga Lingkungan Event MotoGP Mandalika
Mahasiswa UGM Gelar Aksi Bersih Lingkungan Kampus Sebelum KKN
Cara Mencegah Perkembangbiakan Nyamuk di Lingkungan Rumah saat Musim Hujan
BRI Menanam-Grow & Green Bersama Kelompok Tani Lakukan Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan Pulihkan Hutan Bekas Tambang
Hadiri Indonesia-Brazil Business Forum 2024, Prabowo: Kami Ingin Ciptakan Lingkungan Bisnis yang Positif
Dinas Lingkungan Hidup : Optimalkan Biopori untuk Pengolahan Sampah Organik di Lahan Sempit
Tim IDBU UNDIP Berkolaborasi dengan Masyarakat Membuat Inovasi Pembibitan Mangrove Ramah Lingkungan di Desa Tambakbulusan
Parenting Ramah Lingkungan: Mengajarkan Anak untuk Cinta Bumi