Kemenag Aceh Targetkan 20 Ribu Pohon Produktif di Tanah Wakaf

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 16 Desember 2024 | 16:40 WIB
Penanaman 20.000 pohon oleh Kemenag Aceh di lahan wakaf (kemenag.go.id)
Penanaman 20.000 pohon oleh Kemenag Aceh di lahan wakaf (kemenag.go.id)

TITIKTEMU.CO- Untuk memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama (Kemenag) yang akan jatuh pada 3 Januari 2025, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh memiliki misi besar: menanam 20 ribu pohon produktif di tanah wakaf.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, saat kegiatan penanaman seribu pohon di lahan wakaf Madrasah Ibtidaiyah Negeri 9 Bener Meriah pada Jumat, 13 Desember 2024.

“Kalau kita bisa memanfaatkan tanah wakaf yang selama ini kosong, hasilnya bisa jadi berkah luar biasa bagi umat di masa depan,” ujar Azhari penuh semangat.

Baca Juga: Menag Sebut Arab Saudi Siap Beri Perhatian Khusus Jemaah Haji Indonesia

Misi Besar: Produktivitas Lahan Wakaf

Menurut Azhari, target 20 ribu pohon dihitung dari total 23 kabupaten dan kota di Aceh, dengan alokasi 1.000 pohon per kabupaten.

"Kita punya 23 kabupaten/kota di Aceh. Kalau masing-masing menanam seribu pohon, totalnya bisa lebih dari 23 ribu," jelasnya.

Hingga kini, sudah 16 kabupaten/kota yang meluncurkan program ini. Sisanya, sebanyak tujuh kabupaten/kota, akan menyusul dalam waktu dekat.

Lebih dari sekadar angka, program ini bertujuan untuk mengubah tanah wakaf menjadi aset yang tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Daftar Tarif Tol Trans Jawa Jelang Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Tanaman Sesuai Potensi Daerah

Salah satu hal menarik dari program ini adalah penyesuaian jenis pohon dengan potensi daerah masing-masing.

Misalnya, di Bener Meriah, tanah wakaf ditanami alpukat, kopi, dan jeruk. Sementara itu, di Aceh Singkil, 1.100 batang sawit telah ditanam di Gampong Sebatang.

Di Aceh Tengah, 2.000 batang kopi menghijaukan lahan wakaf di Kala Wih Ilang, sedangkan di Bireuen, rambutan, mangga, dan kelapa mulai tumbuh subur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X