Direktur Direktorat Kemahasiswaan ITB, D. Arch.
Gregorius Prasetyo Adhitama, mengatakan bahwa tujuan ajang ini bukan hanya soal penghargaan, tapi juga pembentukan mental yang kompetitif.
"Keberhasilan sejati tidak diukur dari piala, tetapi dari pelajaran yang kita ambil selama prosesnya,” jelasnya.
Baca Juga: Inspirasi Metode Belajar Efektif dari Alexander, Mahasiswa Berprestasi FTMD ITB 2024
Menebar Inspirasi
Kisah Alfren mengajarkan kita bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk bermimpi besar.
Dengan usaha dan keberanian, siapa pun bisa meraih prestasi dan memberikan dampak bagi orang lain.
“Kalau saya bisa, teman-teman juga pasti bisa. Jangan pernah berhenti bermimpi dan berusaha,” pesan Alfren penuh haru.
Kisahnya menjadi bukti bahwa pendidikan, semangat, dan kerja keras adalah kunci untuk mengubah masa depan.
Semoga kisah Alfren terus menginspirasi kita semua untuk terus melangkah maju. ***
Artikel Terkait
Belajar Tanpa Batas: Kisah Inspiratif Guru Besar IPB yang Kembali Menjadi Mahasiswa S1
Mahasiswa UNDIP Raih Penghargaan Internasional Lewat Inovasi Pemurnian Air Pintar SUNNECT
Sarah Humaira: Mahasiswi ITB Raih Penghargaan Best Poster Presentation Internasional di Jepang
"Kerokan": Karya Seni Mahasiswa ITB yang Menginspirasi di Basoeki Abdullah Art Award #5