Jika kredit yang sudah direstrukturisasi masih belum terpenuhi, ia mengatakan BRI akan mengakserasi proses recovery.
"Hal ini sudah menjadi bisnis model di segmen mikro. Jadi di front end memang harus agresif mencari muatan dan kemudian muatan itu dipilah, ada yang bisa ditahan dalam keadaan sehat, dan itu tugasnya mid end," kata Sunarso.
Baca Juga: Rekrutmen KAI Service Terbaru: Lowongan Kerja 12-15 November 2024
"Tapi kemudian kalau yang nggak sehat dilempar ke belakang, di bagian back end, dan back end itu memang biasa melakukan restrukturisasi, kalau masih bisa punya harapan, dan kalau sudah tidak bisa diapakan-apakan lagi ya di write off”, ungkapnya.
Write off atau hapus buku kredit macet bakal dilakukan, namun penagihan tetap dilakukan. Sunarso mengatakan hasil dari penagihan itu adalah pendapatan dari recovery.
"Karena sebenarnya, itu uang kita yang sudah kita cadangkan dan kita tarik balik. Makanya dalam bentuk pendapatan dari recovery. Jadi bisnis model ini yang perlu dipahami oleh semua stakeholder," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Mantab! Skor ESG Meningkat, Perkuat Posisi BRI Sebagai Pemimpin Keberlanjutan di Sektor Perbankan
LINK Saldo DANA Kaget 11 November 2024 Gratis Rp 700.000 dari Pemerintah? Begini Cara Daftar dan Syaratnya
Lowongan kerja November 2024 PT Santan Borneo Abadi untuk Lulusan SMA dan sederajat, Fresh Graduate Bisa Melamar
Multi-Share Class, Fitur Baru Layanan Bank Kustodian BRI Mengakomodasi Kebutuhan Pasar Investasi yang Semakin Dinamis
Lowongan Kerja Magang BUMN PT BRI BRILiaN Banking Officer Program (BBOP). Terbuka Untuk Fresh Graduate!
Rekrutmen KAI Service Terbaru: Lowongan Kerja 12-15 November 2024