Serba-Serbi Debat Pilkada 2024: Kursi Kosong Diusulkan Ikut Serta Dalam Debat

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Rabu, 2 Oktober 2024 | 16:27 WIB
Ilustrasi kursi kosong dalam penyelenggaraan debat Pilkada 2024 (Unsplash.com / Jonas Jacobsson)
Ilustrasi kursi kosong dalam penyelenggaraan debat Pilkada 2024 (Unsplash.com / Jonas Jacobsson)

 

TITIKTEMU.CO - Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 tengah berlangsung dan akan berakhir saat jadwal pemungutan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada 27 November 2024 mendatang.

Salah satu agenda menarik di setiap daerah adalah perhelatan debat antar pasangan calon dalam kontestasi Pilgub (Pemilihan Gubernur), Pilbup (Pemilihan Bupati), ataupun Pilwali (Pemilihan Walikota).

Namun, bagaimana dengan daerah dengan pasangan calon tunggal yang tidak memiliki lawan debat?

Baca Juga: Mengenang Marissa Haque, Artis Tenar yang Jadi Politikus PDIP: Intip Perjalanan Kariernya

Masalah itu yang sepertinya akan terjadi pada debat Pilwali Surabaya 2024. Paslon tunggal Cahyadi-Armuji akan melaksanakan debat itu akan melawan kotak kosong.

Menyikapi problem tersebut, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur (Jatim) Heru Satrio meminta KPU Surabaya untuk menyediakan empat kursi (dua untuk kursi kosong) dalam pelaksanaan debat Pilwali 2024 tersebut.

Permintaan MAKI itu dilatari agar adanya sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui kehadiran kotak kosong dalam Pilwali Surabaya 2024.

Baca Juga: Musisi hingga Pelawak Ramaikan Pilkada 2024: Ada Gilang Dirga hingga Rano Karno 'Si Doel'

"Demokrasi harus ada pilihan. Monopoli itu kami tidak bisa terima," kata Heru di Kantor KPU Surabaya, pada Selasa, 2 Oktober 2024.

"Ini bentuk oligarki politik, kegagalan parpol mencetak kaderisasi di tengah bantuan politik mengalir terus. Akhirnya merapat ke hanya satu calon," tambahnya.

Menyikapi permintaan tersebut, Ketua KPU Surabaya Soeprayitno menampung usulan yang disampaikan pihak MAKI karena petunjuk teknis (Juknis) dari KPU pusat belum keluar.

Baca Juga: Rano Karno Tambah Nama 'Si Doel' di Surat Suara Pilkada Jakarta. Jadi Fenomena Marketing Politik di Indonesia

"Hingga hari ini, petunjuk teknis mengenai pelaksanaan debat belum ada, kami akan sampaikan ke pimpinan secara berjenjang mengenai masukan MAKI," tegas Soeprayitno dalam kesempatan yang sama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X