461 Jemaah Haji Wafat Hingga Akhir Operasional Haji 2024, Ini Daftarnya

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 29 Juli 2024 | 10:00 WIB
Makam Baqi di Madinah  (Kemenag)
Makam Baqi di Madinah (Kemenag)

TITIKTEMU.CO, Operasional ibadah haji 1445 H/2024 M sudah berakhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir jemaah haji Indonesia tiba di Tanah Air pada 22 juli 2024. 

Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, mencatat, ada 461 jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi pada operasional haji tahun ini, terdiri atas 441 jemaah haji reguler dan 20 jemaah haji khusus.

Proses pemberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci berlangsung sejak 12 Mei – 11 Juni 2024. Total ada 213.275 jemaah haji reguler yang diberangkatkan ke Arab Saudi, 229 kloter (kelompok terbang) berangkat pada gelombang pertama dan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, 324 berangkat pada gelombang II dan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Setelah menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada 14 – 19 Juni 2024, jemaah haji Indonesia secara bertahap dipulangkan ke Tanah Air.

Baca Juga: 45 Haji Masih Dirawat Di Rumah Sakit Arab Saudi, Ini Daftar Namanya Berikut Kontak Petugas Yang Dapat Dihubungi

Pemulangan jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang I berlangsung dari 22 Juni – 4 Juli 2024. Sebanyak 183 kloter pulang dari Jeddah, sedang 46 kloter pulang dari Madinah (Garuda tidak mendapatkan slottime di Jeddah). Sementara 324 kloter jemaah gelombang kedua, pulang dari Madinah dari 4 – 22 Juli 2024.

“Ada 212.720 jemaah yang dipulangkan ke Tanah Air dalam 553 kloter. Hingga akhir operasional, ada 46 jemaah masih dirawat di Arab Saudi. Jemaah yang sakit tersebut akan terus dipantau oleh Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Selama perawatan, jemaah tidak dikenakan biaya,” sebut Gus Men, panggilan akrabnya.

Dari 461 jemaah yang wafat, sebagian besar meninggal di Makkah (353). Lainnya, wafat di Madinah (60), Mina (32), Arafah (6), dan Jeddah (10).

Mayoritas jemaah yang wafat berada pada rentang usia 71 tahun ke atas. Jumlahnya mencapai 207 jemaah. Pada urutan berikutnya, rentang usia 61 – 70 (149 jemaah), rentang usia 51 – 60 (85 jemaah), dan rentang usia 31 - 50 (20 jemaah).

Baca Juga: Mengharukan , Petugas Pendamping Haji Mendapat Kejutan Hadiah Unta Dari Jamaahnya

Ada 441 jemaah haji reguler yang wafat. Mereka berasal dari 14 embarkasi pemberangkatan, dengan rincian: 1) Banjarmasin (BDJ): 9 jemaah; 2) Balikpapan (BPN): 15 jemaah; 3) Batam (BTH): 29 jemaah; 4) Aceh (BTJ): 14 jemaah; 5. Jakarta – Pondok Gede (JKG): 45 jemaah; 6) Jakarta – Bekasi (JKS): 42 jemaah; 7) Kertajati (KJT): 28 jemaah; 8) Kualanamu (KNO): 22 jemaah; 9) Lombok (LOP): 7 jemaah; 10) Padang (PDG): 14 jemaah; 11) Palembang (PLM): 23 jemaah; 12) Solo (SOC): 80 jemaah; 13) Surabaya (SUB): 81 jemaah; dan 14. Makassar (UPG): 32 jemaah. Sebanyak 20 orang wafat lainnya merupakan jemaah haji khusus yang berangkat melalui sejumlah Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

"Kepada jemaah yang wafat, kita doakan semoga husnul khotimah dan keluarganya diberi ketabahan dan kesabaran," pesan Menag.

Berikut daftar nama 461 jemaah wafat berdasarkan data Siskohat Kementerian Agama

1. UPAN SUPIAN ANAS (71), Embarkasi JKS-2, Wafat Di MADINAH

2. DIDI ROWANDI (69), JKS-3, MADINAH

3. YUSMAN IRAWAN (64), PLM-2, MADINAH

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X