Sebagaimana diketahui Pada tahun 2023, total nilai perdagangan komoditas pertanian antara Indonesia dan Vietnam mencapai USD 1.93 miliar. Indonesia memperoleh banyak keuntungan dari ekspor produk perkebunan (kelapa sawit, karet, kakao, dan nilam); produk hortikultura (khususnya buah-buahan tropis), dan sarang burung/SBW.
Pada akhir sesi pertemuan, Kedua Menteri Pertanian melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding on Agriculture Cooperation (MoU).
Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, kedua Menteri sepakat untuk membentuk Kelompok Kerja Pertanian (Working Group on Agriculture) yang beranggotakan perwakilan pejabat teknis dari kedua negara guna mengidentifikasi rencana kerja konkrit (concrete plan of actions) pembangunan pertanian yang menguntungkan kedua negara serta membahas penyelesaian berbagai hambatan akses pasar komoditas pertanian, dan mobilisasi investasi pertanian kedua negara.***
Artikel Terkait
Pemkab Wonogiri Salurkan Alsintan untuk Dorong Modernisasi Pertanian
Kabupaten Semarang Punya Hasil Pertanian Unggulan
Produksi Padi Turun Karena El Nino, Tapi Pasokan Pangan Jateng Aman
Warga Tuminting & BRI Ubah Lahan Timbunan Sampah Jadi Lahan Pertanian Kota
Prabowo Sudah Mulai Peduli Pertanian Sejak Masih Aktif di TNI
Panen Padi Di Purworejo Mengawali Panen Raya Jateng, Diharapkan Bisa Menahan Harga Beras