Baca Juga: Sumber Daya Alam dan Konservasi Kebudayaan Jadi Perhatian Utama Prabowo Gibran
“Indonesia perlu membuat standar kompetensi nasional sesuai dengan konsep kecerdasan inti atau core intelligence, yaitu kecerdasan memahami realita baik alam sekitar maupun social.
Termasuk juga kecerdasan berhitung, kecerdasan mengekspresikan ide baik lisan maupun tulisan dan kecerdasan penguasaan minimal dua bahasa.
Ini akan mengurangi kebutuhan pelajaran wajib. Sehingga siswa bisa memiliki waktu luang untuk belajar hal lain diluar kecerdasan inti,” ujar Budiman.
Baca Juga: Bertemu Komunitas Seni, Gibran Tegaskan Kebudayaan Tidak Bisa Ditinggalkan
Selain itu, Budiman mengatakan negara harus turun tangan dalam memberikan anggaran Edupay. Dalam hal ini, siswa dan guru harus mendapatkan subsidi membeli buku dan aplikasi yang terkurasi.
Sementara di solusi pendidikan yang lebih tinggi, Budiman menyebut ide besar yang diambil adalah memerdekakan masyarakat untuk membuktikan diri dalam penguasan ilmu tanpa batasan usia dan tempat.
“Kita membayangkan adanya sistem kompetensi nasional (SKN) di level lulus kuliah atau bekerja. Jadi, harapannya ada pemisahan antara proses belajar dengan proses ujian.
Baca Juga: Hadiri Perayaan Imlek Kadin, Prabowo: Saya akan Lindungi Semua Agama dan Etnis
Negara menyelenggarakan ujian untuk mata kuliah terstandarisasi. Siapapun bisa mengambil standar kompetensi. Belajar di level kuliah atau vokasi bisa dimanapun.
Kampus tradisional, kampus online, hybrid, kamus industri, dan lainnya bisa ikut ujian. Yang penting kita menjamin evaluasi penilaiannya, yakni menguji hal yang tepat dengan cara yang tepat,” jelas Budiman.***
Artikel Terkait
Prabowo Subianto: Kami Ingin Perbaiki Gaji Guru
AMIN : Saatnya BUMN Dikoperasikan. Libatkan Koperasi dalam Penyaluran KUR untuk Petani, Peternak, Nelayan, dan Usaha Mikro
Dari Makassar, Prabowo Temui Ribuan Relawan Muda di JCC
Prabowo: Kalau Saya Bersama Anak Muda, Saya Tidak Takut
BESOK! Debat Terakhir Capres. Usung Tema Pendidikan; Kesehatan; Ketenagakerjaan; Kebudayaan; Teknologi Informasi; Kesejahteraan Sosial dan Inklusi.