Doa Saat Sakit , Agar Kita Merasakan Nikmatnya

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 16 Oktober 2023 | 22:00 WIB
Ilustrasi sakit (Pixabay/Use at your Ease )
Ilustrasi sakit (Pixabay/Use at your Ease )

TITIKTEMU.CO Penyakit itu adalah ujian dari Allah swt. Ternyata di balik sakit dan penyakit terkandung hikmah yang jarang diketahui orang. Bahkan hadits Nabi Muhammad saw menyebutkan, sakit dapat membersihkan dosa dan kesalahan.

Ini adalah nikmat yang sering diabaikan dan tidak disadari orang. Rasulullah saw bersabda:  

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلَّا حَطَّ اللَّهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا   

Artinya: “Tidak ada seorang muslim yang ditimpa cobaan berupa sakit dan sebagainya, melainkan dihapuskan oleh Allah ta'ala dosa-dosanya, seperti sebatang pohon yang menggugurkan daunnya.” (HR Muslim).  

Hadits ini mengajarkan bahwa kesalahan atau dosa seseorang yang tengah sakit dihapus Allah swt. Ini menjadi spirit bagi kita semua untuk tidak mengeluh terhadap penyakit yang diderita, dan menerima segala sesuatu yang telah digariskan Allah swt, dan ternyata dibalik penyakit ada hikmah yang terkandung di dalamnya.

Tentu kita berharap sehat wal afiat dan itu yang senantiasa Nabi ajarkan, dan selalu kita pinta kepada Allah swt dalam setiap doa dan munajat kita. Karena dengan sehat kita bisa bekerja dan beribadah secara maksimal. Namun perlu diingat sehat dan sakit keduanya adalah ujian dari Allah swt.     Ketika seorang muslim sakit, sangat dianjurkan untuk semaksimal mungkin ikhtiar lahir dan batin sekaligus agar penyakitnya disembuhkan, dan diangkat Allah swt. Secara lahir dia harus berobat ke dokter dan mentaati perintahnya. Dan secara batin dia harus mendekatkan diri kepada Allah swt diantaranya melalui dzikir. Karena Allah yang menurunkan dan menyembuhkan segala penyakit.  

Baca Juga: Doa Peringan Hati Supaya Kita Semangat Beribadah

Di antara dzikir yang dapat diamalkan saat seorang hamba sakit adalah membaca kalimat:  

لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ   

Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhalimin.  

Artinya, “Tiada Tuhan selain Engkau, Allah. Mahasuci Engkau. Sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim.”  

Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz bin Zainuddin Al-Malibari dalam kitabnya Irsyadul Ibad mengutip hadits Nabi Muhammad saw. Ia bersabda:  

أيُّما مسلمٍ قال في مرضِه لا إلهَ إلَّا أنت سبحانك إنِّي كنتُ من الظَّالمين أربعين مرَّةً فمات في مرضِه ذلك أُعطِي له أجرَ شهيدٍ ، وإن برئ برئ وقد غُفِرت له جميعُ ذنوبِه  

Artinya: “Siapa saja seorang muslim yang berdoa ketika sakitnya kalimat ”Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhalimin” sebanyak 40 kali, lalu meninggal disebabkan sakitnya itu, maka baginya ganjaran mati sahid. Namun sekiranya dia sehat, sungguh diampuni baginya segala dosanya.” (HR Al-Hakim).  

Hadits di atas menganjurkan bagi seorang muslim yang sedang sakit untuk berdoa, atau munajat kepada Allah swt selalu membaca kalimat yang menjadi amalan Nabi Yunus as saat ditelan ikan, yakni kalimat: “Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhalimin”  sebanyak 40 kali.   Jika orang yang sakit itu meninggal, maka ia akan dapat ganjaran mati sahid. Namun, jika ia sehat maka ia akan mendapatkan ganjaran berupa ampunan atas segala dosa-dosanya.   

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: NU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X