TITIKTEMU.CO Peringatan Iduladha ditandai juga dengan penyembelihan hewan kurban baik itu sapi atau domba. Waktu yang ditetapkan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan Kurban adalah sejak selesai salat Idul Adha tanggal 10 Zulhijah sampai terbenam matahari pada tanggal 13 Zulhijah.
Berikut tata cara yang syari menyembelih hewan kurban:
1. Menggunakan alat penyembelihan yang tajam
Baca Juga: Alat Perebah Sapi, Cocok Untuk Masjid Yang Banyak Menangani Sapi Kurban
“Diriwayatkan dari Syaddad ibn Aus ra. dari Rasulullah saw. beliau bersabda: Ada dua hal yang senantiasa aku jaga yang berasal dari Rasulullah saw. Rasulullah bersabda: “Allah memerintahkan untuk berbuat kebaikan kepada segala sesuatu. Apabila kamu membunuh, maka baguskanlah cara dan keadaan dalam membunuh, dan apabila kamu menyembelih, maka baguskanlah penyembelihannya, dan hendaklah menajamkan pisaunya, dan menenangkan hewan sembelihannya.” (HR Muslim).
2. Menghadapkan hewan ke arah kiblat
“Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan tulus ikhlas dan menyerahkan diri dan aku bukanlah golongan orang-orang musyrik.Sesungguhnya shalatku, pengabdianku, hidupku dan matiku adalah untuk Allah Dzat yang menguasai alam semesta. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan demikian aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang muslim. Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, ya Allah (kurban ini) dari-Mu dan untukMu dan dari Muhammad dan umatnya. Bismillahi Allahu Akbar. Kemudian beliau menyembelihnya.” (HR Abu Dawud).
Hewan yang hendak disembelih dihadapkan ke kiblat, yaitu pada bagian leher yang akan disembelih. Karena itulah arah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Posisi kepala hewan yang akan disembelih boleh di sebelah utara dan boleh di sebelah selatan.
3. Setelah menghadapkannya ke arah kiblat, kemudian berdo’a:
إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنْ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ عَنْ مُحَمَّدٍ وَأُمَّتِهِ
Baca Juga: Hukum Penyembelihan Kurban Diwakilkan Panitia. Begini penjelasannya
“Sesungguhhnya aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan tulus ikhlas dan menyerahkan diri dan aku bukanlah golongan orang-orang musyrik.Sesungguhnya shalatku, pengabdianku, hidupku dan matiku adalah untuk Allah Dzat yang menguasai alam semesta. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan demikian aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang muslim. Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, ya Allah (kurban ini) dari-Mu dan untukMu dan dari ….(sebutkan nama shahibul kurban).” (HR Abu Dawud).
4. Kemudian menyembelih hewan kurban
5. Memutus (memotong) tenggorokan dan dua urat nadi yang ada di leher
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Berikan Sapi Kurban ke Tiap Provinsi pada Iduladha 1444 H
Tips Memilih Hewan Kurban Yang Baik Menurut Pakar UNAIR
Hukum Penyembelihan Kurban Diwakilkan Panitia. Begini penjelasannya
Hewan Apa Yang Lebih Baik Untuk Kurban Diantara Unta, Sapi atau Domba ?
Pemkot Siapkan 214 Petugas, Pantau Penyembelihan Hewan Kurban di Luar RPH Giwangan