“Untuk menjaga cita rasa local, saya memasak pindang kambing, menggunakan kayu bakar,” ungkap mbah Sinem.
Biasanya sebelum matang pelanggan setianya sudah banyak yang memesan. Baik lewat pesan singkat atau WA, ada juga yang datang menungguinya.
Baca Juga: 7 Kedai Kopi di Wonogiri yang Asyik Buat Nongkrong
Karena itulah hanya dalam waktu kurang dari 2 jam pindang kambing mbah Sinem sudah ludes terjual.
Pelanggannya banyak dari luar Kecamatan Ngadirojo, seperti Sidoharjo, Nguntoronadi, Jatisrono, Wonogiri, juga Jatipuro di Kabupaten Karanganyar.
Penasaran untuk mencicipinya ? datang lansung ke rumah Mbah Sinem di Desa Sambirejo Kelurahan Sanggrahan, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri.
Mbah Sinem tidak membuka rumah makan khusus, dia hanya menjajakan di rumahnya yang sederhana.
Lokasinya dekat Terminal Ngadirojo. Tidak sulit untuk menemukannya karena selalu ramai dikunjungi pembeli.
Selamat mencicipi Pindang Kambing kuliner khas Wonogiri.***
Artikel Terkait
Kitagawa Pesona Bali, Miniatur Kampung Bali di Wonogiri. Instagramable Banget!
Merancang Wisata Kopi di Lereng Gunung Lawu Wonogiri
Tempat Wisata Wonogiri Mulai Buka, Bupati Jekek: Maaf Anak-anak Belum Boleh Masuk
12 Kedai Kopi di Baturetno Wonogiri, Tetap Dicari Meski Tersembunyi