TITIKTEMU.CO, WONOGIRI – Sejumlah obyek wisata di Wonogiri akhirnya kembali dibuka. Namun, anak-anak di usia di bawah 12 tahun belum diizinkan masuk.
Selain itu, pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan, menunjukkkan bukti vaksinasi, dan kapasitas dibatasi 25 persen dari daya tampung.
“Maaf, anak-anak usia di bawah 12 tahun belum boleh masuk tempat wisata. Kami menyesuaikan aturan pusat,” kata Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Jumat (8/10/2021).
Baca Juga: Demi Mendapat Vaksin, Kakek Nenek di Wonogiri Ini Rela Jalan Kaki 12 Kilometer
Pelarangan tertuang dalam Instruksi Bupati (Inbup) Wonogiri Nomor 13 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2. Aturan mengacu pada Inmendagri 47 Tahun 2021 tentang PPKM 4, Level 3, Level 2 dan Level 1 Jawa dan Bali.
“Pembatasan ini demi keselamatan anak-anak, dan untuk mencegah terjadinya over capacity pengunjung,” tandas Joko Sutopo atau Jekek.
Bupati menambahkan Wonogiri tidak memberlakukan pembatasan ganjil genap di sepanjang jalan menuju tempat wisata.
Baca Juga: Siap-siap! Kata BMKG, Wonogiri Mulai Alami Kekeringan Ekstrem
Pertimbangannya, destinasi wisata Wonogiri tidak sestrategis daerah lain. Apalagi obyek wisata Waduk Gajah Mungkur masih ditutup karena direvitalisasi.
Capaian vaksinasi Covid-19 di Wonogiri hingga Kamis (7/10/2021) sebanyak 634.115 atau 74.11% dari total sasaran vaksinasi sebanyak 855.663.
Dari jumlah itu, capaian vaksinasi Covid-19 untuk lansia sebanyak 95.069 dari 167.254 atau 56.84%.
Baca Juga: Merancang Wisata Kopi di Lereng Gunung Lawu Wonogiri
Banyaknya lansia yang belum divaksin salah satu alasanmya karena tidak lolos skrining, terutama aspek medis. Masalah kesehatan, seperti penyakit tua dan penyakit bawaan menjadi faktor lambatnya capaian vaksinasi untuk lansia.
“Kalau masalah geografis tidak masalah karena kita punya petugas jemput bola, dan metode vaksinasi door to door,” jelas Jekek.
Artikel Terkait
Benar-benar Lezat, Ini Kuliner Khas Wonogiri yang Bikin Susah Move On
Kitagawa Pesona Bali, Miniatur Kampung Bali di Wonogiri. Instagramable Banget!
Kampung Naga, Menjaga Tradisi Leluhur di Dasar Lembah
Jalan-jalan ke Kampung Kauman dan Laweyan, Bukan Hanya Belanja Batik!
Goa Kebon Krembangan, Pesona Tersembunyi di Balik Air Terjun. Bisa Buat Camping Juga Lho!