Menikmati Bubur Suro Khas Ramadhan Peninggalan Sunan Bonang di Tuban

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Jumat, 25 Maret 2022 | 06:04 WIB
Warga tengah antre untuk mendapatkan bubur suro  di depan Masjid Astana Kutorejo Tuban. Bubur suro disiapkan di tempat ini selama bulan Ramadhan untuk menu buka puasa.   (pic. pemkab tuban)
Warga tengah antre untuk mendapatkan bubur suro di depan Masjid Astana Kutorejo Tuban. Bubur suro disiapkan di tempat ini selama bulan Ramadhan untuk menu buka puasa. (pic. pemkab tuban)

TITIKTEMU.CO TUBAN – Di komplek makam Sunan Bonang, tepatnya di depan Masjid Astana Kutorejo Tuban  selama Ramadhan ada menu khas turun temurun  untuk berbuka yaitu Bubur Suro Sunan Bonang.

Tak heran di setiap sore jelang Ashar masyarakat sekitar atau peziarah antre mendapatkan semangkok bubur itu.

Baca Juga: Wapres KH Ma’ruf Amin: Pengusaha Jangan Menunda Pembayaran THR!

Baca Juga: Panduan Puasa Ramadhan: Dalil, Tata Cara dan Ketentuannya

Bubur yang konon merupakan kuliner warisan turun temurun sejak zaman dulu itu, hingga kini masih dilestarikan selama bulan Ramadan.

Ridwan salah satu juru masak bubur suro Sunan Bonang mengisahkan, bubur Suro ini merupakan perpaduan resep cita rasa ala Timur Tengah.

Baca Juga: Piala Dunia Qatar: Negara-negara Ini Sudah Lolos ke FIFA World Cup Qatar. Simak Perjuangan dan Peluangnya!!

"Adanya hanya selama bulan puasa saja, setiap hari jadi takjil bagi warga masyarakat sekitar dan para peziarah Makam Sunan Bonang," jelas Ridwan seperti dilansir TITIKTEMU.CO dari laman Pemkab Tuban.

Resep bubur suro terdiri dari rempah-rempah seperti daun jeruk, serai, laos, jahe, kunir, kencur, garam, kayu manis dan santan dari kelapa tua serta beberapa resep lainnya yang tidak disebut.

"Setiap hari kita masak dalam 2 loyang wajan besar, setiap wajan berisi 6 kilogram, yang dimasak selama kurang lebih 3 jam dengan kayu bakar," ceritanya.

Baca Juga: Politeknik Unhan Diresmikan Presiden Jokowi, Tempat Belajar Anak Muda di Perbatasan Atambua-Timor Leste

Bubur suro dibuat untuk takjil para tamu makam atau musafir dan warga sekitar.

“Istimewanya ada bumbu kebuli ala Timur Tengah, itu sudah ada dari dulu sejak saya belum lahir," ujar Ali Tamam, petugas keamanan Makam Sunan Bonang.

Adapun khasiatnya Ali Tamam mengaku jika berbuka puasa dengan bubur ini badan akan terasa hangat dan jika dibuat takjil dimakan sebelum berbuka puasa diperut juga adem.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X