kuliner

7 Wisata Kuliner Malam Jogja, Bikin Nagih!

Kamis, 4 November 2021 | 07:15 WIB
Angkringan Lik Man (Instagram @iboengky)

Jika sate pada umumnya ditusukkan dengan lidi bambu, maka potongan daging kambing Sate Klathak menggunakan jeruji sepeda.

Kata Pak Bari, pemilik warung, jeruji sepeda membuat daging matang sempurna. Jerusji yang terbuat dari besi menghantarkan panas hingga ke bagian dalam daging.

Bagian luar tidak gosong, bagian dalam matang empurna. Begitulah kira-kira. Apapun alasannya, Sate Klathak ini memang terasa lebih empuk dan lezat.

Baca Juga: Ini 7 Kuliner Tradisional Indonesia yang Mendunia

Sate Klathak Pak Bari ada di Pasar Jejeran Wonokromo. Dia meneruskan usaha kakek dan ayahnya. Warung Sate Klathak ini sudah ada sebelum Indonesia merdeka.

Warung Pak Bari buka mulai pukul 18.30 sampai 21.00. Selain sate, menu lain adalah tongseng, tengkleng, dan gulai. Harga sate per porsi Rp25.000.

5. Angkringan Lik Man

Angkringan Lik Man (Instagram @iboengky)

Angkringan Lik Man di sebelah utara Stasiun Tugu Joga ini memang legendaris. Inilah salah satu wisata kuliner malam Jogja yang selalu dipenuhi pengunjung.

Baca Juga: 40 Pengusaha Kuliner di Kota Salatiga Dilatih Sajikan Makanan Sehat

Menunya seperti angkringan atau wedangan pada umumnya, nasi kucing, wedang jahe, dan aneka sate-satean, bacem, dan gorengan.

Salah satu andalan Angkringan Lik Man adalah kopi joss, yaitu kopi yang dicelup arang. Arang ini dipercaya akan mencegah perut dari kembung.

Angkringan ini awalnya dikelola Mbah Pairo yang konon sebagai penjual angkringan pertama di Jogja. Kini, Lik Man yang nota bene sebagi cucu, meneruskan usaha itu.

Baca Juga: Kok Banyak Sekali Jenis Nasi Goreng Sih? Ternyata Sejarahnya Seperti ini di Indonesia

6. Nasi Teri Gejayan Pak Dul

Halaman:

Tags

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB