5 Ide Olahan Daging Kurban Tahan Lama, Cocok Disantap Kapan Saja!

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Kamis, 5 Juni 2025 | 20:05 WIB
5 Ide Olahan Daging Kurban Tahan Lama, Cocok Disantap Kapan Saja! (Pixabay)
5 Ide Olahan Daging Kurban Tahan Lama, Cocok Disantap Kapan Saja! (Pixabay)

TITIKTEMU.CO - Perayaan Idul Adha selalu identik dengan pembagian daging kurban, baik daging sapi maupun kambing. Bagi sebagian orang, jumlah daging kurban yang diterima bisa cukup banyak dan tidak mungkin langsung habis dalam sekali masak atau sekali makan.

Nah, agar daging kurban tidak cepat basi dan bisa dinikmati dalam waktu lama, ada baiknya mengolahnya menjadi berbagai menu yang tahan lama. Selain bisa disimpan lebih lama, olahan ini juga praktis dijadikan lauk kapan saja, baik untuk sarapan, bekal, hingga makan malam.

Berikut ini adalah lima olahan daging kurban yang awet dan tahan lama, sekaligus bisa disimpan untuk stok lauk di rumah. Yuk, simak penjelasannya!

Baca Juga: Begini Cara Mudah Mengolah Daging Kurban Agar Empuk dan Tidak Bau

1. Dendeng Sapi

Dendeng merupakan salah satu olahan daging yang sangat populer dan dikenal awet. Daging sapi biasanya diiris tipis melebar, kemudian dibumbui dan dikeringkan melalui proses penjemuran atau pengeringan lainnya.

Setelah kering, dendeng bisa digoreng atau dipanaskan kembali sebelum disajikan. Dendeng tahan lama karena kadar air dalam daging berkurang drastis saat proses pengeringan, sehingga bisa disimpan dalam suhu ruangan selama beberapa hari, atau lebih lama lagi jika disimpan dalam kulkas.

Tips penyimpanan:

Simpan dendeng dalam wadah tertutup rapat.

Gunakan toples kaca atau plastik kedap udara.

Jika ingin lebih tahan lama, simpan dalam freezer dan panaskan saat akan disantap.

2. Empal

Empal adalah olahan daging yang hampir mirip dengan dendeng, namun tidak melalui proses penjemuran. Daging sapi diiris tipis, kemudian direndam dengan bumbu khas seperti ketumbar, bawang putih, lengkuas, dan garam, lalu digoreng hingga kering.

Meski tidak dijemur, empal tetap awet karena kadar airnya sudah jauh berkurang setelah digoreng. Cita rasanya juga gurih dan cocok disantap dengan nasi hangat, sambal, atau lalapan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X