Menu Buka Puasa : Sesekali Buka Dengan Sate Kere Yang Merakyat

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 25 Maret 2024 | 17:00 WIB
Sate kere dibakar (Pemkot Surakarta)
Sate kere dibakar (Pemkot Surakarta)

TITIKTEMU.CO- Sesekali mungkin sate ini bisa  menjadi menu buka puasa yang berbeda.  Di Solo dan Yogya ada sate unik yang bahan bakunya bukan dari daging tetapi tempe gembus. Walaupun bukan dari daging ayam, sapi, atau kambing , sate ini ini merupakan salah satu kuliner  yang cukup populer di kalangan masyarakat. Bahkan asal tahu saja,  makanan  satu ini menjadi salah satu incaran para wisatawan yang berasal dari luar Solo. Penasaran? 

 Tidak hanya dari bahan-bahannya yang dipandang sebelah mata, tetapi juga sejarah  dibalik kemunculannya yang sangat tak terduga, tapi siapa sangka  membuat sate ini menjadi menu makanan yang sangat istimewa.

Sate Kere merujuk pada kata “kere” dalam Bahasa Jawa yang memiliki arti miskin atau tidak memiliki uang. Hal ini didasarkan pada zaman pendudukan Belanda, yang menyantap sate ini adalah orang pribumi yang berasal dari kalangan tidak mampu. Hal ini dikarenakan pada waktu itu bahan baku pembuatan sate seperti daging memiliki harga yang cukup tinggi. Sehingga rakyat pribumi pada waktu itu mengganti daging dengan ampas tahu atau tempe gembus, dan jeroan sebagai pengganti daging. Kemudian dari situlah penamaan Sate Kere muncul.

Baca Juga: Menu Buka Puasa : Cobain Gulai Gajeboh Yang Jarang Ada Di Rumah Makan Padang

Konon katanya, Sate Kere merupakan hasil kreatifitas dari kaum inlander dalam memanfaatkan bahan makanan yang dibuang oleh kaum kulit putih atau kalangan atas pada masa pendudukan Belanda. Sate ini juga merupakan sebuah counter culture atau budaya tanding yang dibuat kaum dijajah terhadap sang penjajah. Jika si penjajah karena kekuasaan dan kekayaannya mampu menikmati sate daging, maka kaum miskin atau pribumi yang terjajah hanya bisa memanfaatkan sisa-sisanya. Maka dari itu tak heran jika Sate Kere adalah makanan yang umum dimakan oleh kaum miskin atau kere. 

Baca Juga: Menu Buka Puasa : Krengsengan Sapi Yang Gurih Manis Untuk Teman Nasi Hangat, Ini Resepnya.

Meskipun sate ini dulunya merupakan makanan bagi kaum miskin atau tidak mampu, sekarang Sate Kere telah berubah menjadi makanan yang wajib disantap bagi para wisatawan yang datang dari luar daerah Solo. Bahkan sekarang Sate Kere juga telah populer di berbagai lapisan masyarakat lho. Hal ini dikarenakan sate ini memiliki citarasa yang khas dan lezat sehingga membuat siapapun yang menyantapnya langsung jatuh cinta dengan citarasanya. 

Sate Kere ini bisa ditemukan di setiap sudut Kota Solo. Di kota ini banyak sekali restoran dan warung makan yang menjual Sate Kere, bahkan sejak puluhan tahun lalu.

Mau coba?

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Surakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X