Pil KB memiliki dua jenis yaitu pil kombinasi (mengandung estrogen dan progestin) dan pil progestin (sintesis hormon progesteron saja)
Sebagian besar pil KB mempunyai kandungan jenis estrogen yang sama dalam berbagai dosis, tetapi setiap merek pil mempunyai kandungan progestin yang berbeda dan dosis yang berbeda pula. Yang menimbulkan efek samping berbeda.
Baca Juga: Tim Robot ITS Raih Juara Umum Kontes Robot Indonesia (KRI) 2021
Dalam memilih pil kombinasi sebaiknya memilih pil kombinasi dengan kandungan progesteron tertentu yang mengandung anti mineral kortikoid yang berfungsi mencegah penumpukan air dan garam dalam tubuh. Jenis ii dapat menjaga berat badan tetap stabil dan tidak bertambah.
- Mitos pil KB kedua : membuat haid tidak teratur.
Mitos lain yang beredar adalah minum pil KB membuat menstruasi tidak teratur. Bahkan ada yang mengatakan bahwa mungkin anda hanya akan mengalami menstruasi sebanyak satu kali dalam kurun waktu tiga bulan saat mengonsumsi pil KB.
Fakta : pil KB membuat jadwal menstruasi lebih teratur.
Mitos konsumsi pil KB membuat menstruasi tidak teratur termasuk salah kaprah, karena pil KB justru membuat siklus menstruasi menjadi lebih teratur.
Baca Juga: Begini Tips Hindari Pencurian Data Pribadi dari Pinjol Menurut Pakar UGM
Selain membantu wanita memiliki siklus haid lebih teratur, pil KB juga meminimalkan gejala PMS atau Premenstruasi Syndrome yang acapkali menimpa wanita saat menstruasi.
Nyeri haid berkurang dan beberapa kasus melaporkan durasi haid menjadi lebih singkat setelah minum pil KB.
Kontrasepsi bertujuan mencegah ovulasi pelepasan sel telur selama siklus bulanan sehingga mencegah kehamilan. Pil bekerja menebalkan lendir dan sekitar serviks yang mencegah sperma memasuki uterus untuk mencapai sel telur yang sudah dilepas.
Baca Juga: Pemerintah Terus Dorong Pemulihan UMKM dari Dampak Pandemi Covid-19
- Mitos pil KB ketiga : Menyebabkan jerawat
Mitos pil KB menyebabkan jerawat ini acapkali terdengar di kalangan wanita yang menggunakan kontrasepsi jenis pil, bahkan yang sebelumnya tidak pernah berjerawat mendadak muncul karena minum pil KB.
Fakta: pil KB mengobati jerawat
Faktanya pil KB menjadi pilihan pengobatan jerawat dari dokter. Pil KB yang mengandung estrogen dan jenis progestin tertentu membantu menurunkan kadar hormon androgen yang memicu kelebihan minyak di sebum yang menyumbat pori-pori yang menimbulkan jerawat.
Artikel Terkait
Pernah Nyeri Dada? Ketahui Penyebabnya agar Tepat Penanganannya...
7 Gejala Stroke, Penyakit Mematikan di Indonesia, dan Dunia
Cuci Tangan Pakai Sabun, Perilaku Sederhana Ciptakan Generasi Sehat
Kram!...Kenapa Bisa Kram dan Bagaimana Mengatasinya?
Cedera Punggung Bisa Beresiko Fatal, Benarkah ? Yuk Cek Penyebabnya