Virus Corona Varian Lambda Mudah Menular dan Kebal Vaksin. Benarkah?

photo author
Andi Baskoro Wirawan, TitikTemu.co
- Kamis, 2 September 2021 | 11:21 WIB
Ilustrasi virus Corona varian Lambda. (Global Look Press)
Ilustrasi virus Corona varian Lambda. (Global Look Press)

TITIKTEMU.CO

Pandemi sudah berlangsung hampir dua tahun, dan varian baru Corona terus bermunculan. Kali ini adalah varian Lambda. Sebelumnya muncul varian-varian seperti Alfa, Delta, dan Kappa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkategotikan varian Lambda atau Covid-19 C.37 sebagai variant of interest (varian paling dipantau). Varian-varian sebelumnya dikategorikan sebagai variant of concern (diwaspadai).

Masih menurut WHO, varian Lambda berasal dari virus SARS-CoV-2 pertama kali muncul di Peru   pada Agustus 2020. Pemerintah Peru menyebut varian ini menyumbang lebih dari 80% kaus Covid-19.

Baca Juga: Semua Test Covid 19 Tidak Bisa Mendeteksi Varian Virus

Di Peru angka kematian kasus Covid-19 mencapai 187 ribu kematian. Saat ini varian Lambda sudah menyebar di Cile, Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, dan Meksiko.

“Sampai saat ini penelitian masih dilakukan. Kami tidak melihat indikasi varian ini lebih agresif dari varian yang ada sebelumnya,” kata ahli virologi WHO, Jairo Mendez-Rico.

Mendez-Rico mengatakan kemungkinan varian Lamda menunjukkan tingkat infeksi lebih tinggi, namun belum ada data yang bisa diandalkan untuk membandingkannya dengan varian Gamma atau Delta.

Baca Juga: Gara-Gara Varian Delta, Anggaran Bidang Kesehatan di APBN Melewati 200 Triliun Rupiah

“Vaksinasi tetap menjadi pertahanan paling efektif, termasuk untuk Lambda ini.  Semua vaksin di seluruh dunia umumnya efektif melawan varian virus corona yang kini beredar,” tegas dia.

Lebih dari itu, Mendez-Rico menyarankan pemerintah dan masyarakat jangan sampai lengah dengan penyebaran virus Corona. Langkah-langkah seperti test,  tracing, dan treatment harus terus dilakukan.

Selain di Peru, Menurut laporan Global Initiative on Sharing Avian Influenza Data (GISAID), varian Lambda sudah menyebar di 29 negara, antara lain Argentina, Chili, Ekuador, dan beberapa negara di Amerika Serikat.

Baca Juga: Lebih Dari 200 Juta Dosis Vaksin Sudah Tiba di Indonesia. Ayo Segera Vaksin, Mumpung Vaksinnya Tersedia

Menurut laporan WHO, mutasi varian Lambda mempercepat penularan. Varian ini lebih cepat menyebar mengalahkan Gamma.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X