kesehatan

Jangan Percaya! Ini Mitos-mitos Seputar Vaksin Covid-19

Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:13 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Pixabay)

Deoxyribonucleic Acid atau DNA sebagai materi genetik sifat dan karakter fisik seseorang disebut akan berubah setelah seseorang divaksin.

Apa kata Kate tentang hal ini?

“Kami punya dua vaksin mRNA. Saya katakan tidak mRNA bisa berubah menjadi DNA sel manusia,” kata Kate.

Menurut dia, mRNA, adalah instruksi tubuh untuk membuat protein. Kebanyakan vaksin dikembangkan seperti itu, serta memberikan komponen kecil dari kuman yang dicoba untuk divaksinasi.

Baca Juga: Presiden Serukan Perkuat Ketahanan Kesehatan Dunia Dengan Atasi Ketimpangan Vaksin Antar Negara

“Kami hanya memberi instruksi kepada tubuh untuk membuat bagian kecil itu yang kemudian sistem kekebalan akan meresponnya,” jelas Kate.

Mengandung bahan kimia yang berbahaya

Banyak masyarakat yang percaya pada mitos ini, dan membuatnya sebagai alasan mereka  menolak vaksinasi.

Menurut Kate, sebelum disuntikkan vaksin sudah melalui uji klinis. Jadi, vaksi yang disuntikkan dipastikan aman.

“Uji klinis melalui proses panjang. Kalau tidak aman tidak mungkin kelangan medis merekomendasikan vaksinasi,” jelas dia.

Selain itu, lanjut Kate, pembuatan vaksin di bawah pengawasan ketat dengan kualitas konstan. Dipastikan vaksin dibuat dengan kualitas terbaik dan aman digunakan,” ujar Kate.***

Halaman:

Tags

Terkini