Meniran
Tanaman meniran atau phyllanthus niruri merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di pekarangan, ladang, kebun, dan hutan.
Meniran banyak mengandung korilagin, geraniin, asam galat, katekin, dan filantin. Ada beberapa produk obat yang menggunakan meniran sebagai bahan baku.
“Senyawa filantin dalam meniran mampu menghambat migrasi leukosit untuk meredakan proses inflamasi,” kata Nanang Fakhrudin, peneliti Fakultas Farmasi UGM.
Baca Juga: Pernah Dengar Istilah ‘Lunaediesophobia’? Ternyata ini Artinya…..
Meniran sudah banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional berbagai macam penyakit di banyak negara.
Kandungan phyllanthin dan tannin terbukti bisa berfungsi sebagai antioksidan, antimikroba, antidiabetes, dan antikanker.
Alhasil, meniran ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sejumlah studi menunjukkan herba ini efektif mengembalikan imunitas tubuh yang lemah.
Baca Juga: Jahe, Penangkal Virus Corona? Ini Fakta Kesehatannya
Daun kelor
Dalam daun kelor mengandung banyak senyawa dan nutrisi yang efektif untuk meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah infeksi.
Kandungan itu antara lain flavonoid, anthraquinon, dan vitamin C. Kandungan vitamin C pada daun kelor bahkan 7 kali lebih banyak dibanding jeruk.
Kunyit
Kunyit mengandung senyawa aktif bernama kurkumin. Senyawa ini sangat baik untuk memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan sistem penyerapan tubuh.
Kurkumin juga juga berfungsi sebagai antiinflamasi yang berhuna meningkatkan daya tahan tubuh.