Seberapa Serius Double Pneumonia Ini?
Penyembuhan dari pneumonia dapat terjadi setelah beberapa minggu perawatan, namun kecepatan kesembuhan dipengaruhi oleh beberapa faktor lain.
Faktor-faktor tersebut antara lain usia, di mana bayi dan orang dewasa di atas 65 tahun lebih berisiko, serta mereka yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru sebelumnya.
Paus Fransiskus termasuk dalam kelompok rentan terhadap pneumonia ini, karena pada masa mudanya ia menderita radang selaput dada dan salah satu paru-parunya pernah diangkat.
Baca Juga: Optimalkan Layanan Perbankan dan Tata Kelola Yang Baik Jadi Fondasi Bagi Resiliensi Kinerja
Kondisi Kesehatan Paus Fransiskus
Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit pekan lalu akibat infeksi saluran pernapasan, yang diperburuk oleh dua kondisi lainnya, yakni bronkiektasis dan bronkitis asma.
Dalam kasus ini, pneumonia bilateral menjadi lebih serius karena menyerang kedua paru-paru, yang mengurangi kapasitas paru-paru untuk bernapas.
Vatikan menyebutkan bahwa infeksi pernapasan awal yang dialami Paus adalah polimikroba, yang berarti disebabkan oleh kombinasi beberapa patogen. Kondisi ini membuat pengobatan menjadi lebih rumit, sehingga Paus diberikan antibiotik dan kortikosteroid sebagai bagian dari perawatannya.
Baca Juga: Tarhib Ramadan, Kemenag Bersih-bersih Masjid dan Tanam Satu Juta Pohon
Pernyataan Vatikan Tentang Kesehatan Paus Fransiskus
Kantor Pers Tahta Suci mengeluarkan pernyataan terbaru mengenai kondisi medis Paus Fransiskus pada Sabtu, 22 Februari 2025 malam waktu setempat.
“Kondisi Bapa Suci terus kritis. Oleh karena itu, seperti yang dijelaskan kemarin, Paus masih dalam bahaya,” demikian pernyataan Vatikan.
“Pagi ini, Paus Fransiskus mengalami krisis pernapasan seperti asma dengan intensitas berkepanjangan, sehingga memerlukan pemberian oksigen aliran tinggi,” tambahnya.
“Tes darah hari ini juga menunjukkan adanya trombositopenia yang terkait dengan anemia, sehingga Paus membutuhkan transfusi darah,” jelas Vatikan mengenai kebutuhan transfusi darah Paus Fransiskus.***
Artikel Terkait
'SPARTACUS CAPUA' Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku dan Duta Besar RI untuk Vatikan
Gunakan Toyota Innova, Paus Fransiskus ke Indonesia, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik di Vatikan Ini Tolak Hidup Mewah
Paus Fransiskus: Terowongan Istiqlal-Katedral Sarana Perjumpaan, Dialog, dan Persaudaraan
Pesan Dialog dan Perjumpaan dari Paus Fransiskus dan Nasaruddin Umar
Paus ke Indonesia: Jangan Lelah Bermimpi dan Bangun Peradaban Perdamaian!
Rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno Tak Terinjak-injak Umat Katolik yang Melangsungkan Misa Suci Bersama Paus Fransiskus
Vatikan Umumkan Kondisi Paus Fransiskus Kritis, Ini Penyakit yang Diderita