Pneumonia bakteri menyebabkan alveoli paru-paru meradang dan terisi cairan yang dapat mempengaruhi salah satu atau kedua paru-paru.
Karena terjadi peradangan dan cairan di paru-paru, itulah yang membuat pasien menjadi kesulitan bernapas.
Pneumonia sering disalahartikan sebagai flu yang parah
Gejala pneumonia bisa bermacam-macam karena mungkin menyerupai gejala pilek dan flu biasa, termasuk demam, kesulitan bernapas, nyeri dada, dan batuk berdahak atau lendir.
Sedangkan gejala flu biasa umumnya adalah batuk kering yang membuat hidung menjadi tersumbat.
Baca Juga: Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 Kemenag: Kuliah S2/S3 Gratis, Cek Jadwal dan Persyaratannya
Karena itu, penanganan pneumonia bisa saja terlambat karena banyak yang menduga kalau itu adalah flu yang membandel.
Karena itu, tanpa perawatan dan penanganan medis yang cepat, pneumonia akibat flu ini bisa makin membuat tumpukan cairan di paru-paru makin banyak.
Kondisi bisa memburuk ketika virus akhirnya menyebar lewat aliran darah dan membuat gangguan pernapasan akut.
Baca Juga: Kalau Wamenpar Ajak Wisatawan Nikmati Wisata Alam DeLoano Glamping Magelang
Bagaimana cara mencegah pneumonia?
Dapatkan vaksinasi flu setiap tahun untuk membantu mencegah penyebaran flu, dan mengurangi gejala flu.
Sering-seringlah mencuci tangan karena hal tersebu tidak bisa dilakukan terlalu banyak selama musim pilek dan flu.
Biasanya pilek dapat diobati di rumah, namun disarankan harus mengunjungi dokter jika ada seseorang di rumah yang menunjukkan gejala flu.
Artikel Terkait
Mahalini dan Kerabat Berangkat Umroh Setelah Acara 7 Bulanan Kehamilan, Ini Tips Aman Umroh bagi Ibu Hamil
Tak Hanya pada Anak-anak dan Lansia, Perokok Aktif Berisiko Tinggi Terpapar HMPV
Jangan Anggap Sepele Aktivitas Ringan, Karena Punya 6 Manfaat Besar
Kebijakan Trump Setop Bantuan Obat Berdampak ke Indonesia, Akankah Angka HIV di Indonesia akan Meningkat?
Daerah Padat Penduduk Jadi Sasaran Temuan Kasus TBC Di Indonesia
Sudah Bisa Dimanfaatkan Per 1 Februari, Ini Cara Periksa Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Meski Tanpa BPJS Kesehatan