"Bulu-bulu getar di saluran pernapasan yang rusak menyebabkan tubuh lebih rentan terhadap infeksi virus seperti HMPV," tambahnya.
Kelompok Lain yang Rentan Terinfeksi HMPV
Selain perokok, ada beberapa kelompok lain yang juga memiliki risiko tinggi terinfeksi HMPV. Di antaranya adalah:
Anak-anak, terutama balita.
Lansia di atas 65 tahun.
Penderita penyakit kronis, seperti asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), dan diabetes.
Individu dengan sistem imun lemah, seperti penderita HIV, pasien yang menjalani kemoterapi, atau mereka dengan gangguan imunitas lainnya.
Baca Juga: Apa Saja Portofolio yang Bisa Digunakan Peserta Jalur Prestasi di SNBP 2025? Ini Daftar Lengkapnya
Pentingnya Edukasi dan Sosialisasi
Prof. Erlina mengimbau pemerintah dan media untuk berperan aktif dalam menyampaikan edukasi tentang bahaya merokok.
"Sosialisasi yang masif dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya terkait risiko kesehatan perokok dalam menghadapi ancaman virus seperti HMPV," tuturnya.
Ia menutup penjelasannya dengan imbauan keras kepada masyarakat, "Perokok termasuk kelompok yang rentan. Jadi, tolong bantu kami untuk mengedukasi masyarakat agar tidak merokok."
Dengan ancaman HMPV yang nyata, langkah preventif seperti berhenti merokok, menjaga gaya hidup sehat, dan memperkuat imunitas tubuh menjadi kunci penting untuk melindungi diri dari risiko infeksi.***
Artikel Terkait
HMPV Marak di China hingga Muncul Imbauan Kemenkes, Akankah Seperti Covid-19?
Virus HMPV Ditemukan di Indonesia dan Menyerang Anak-anak, Menkes Ungkap Fakta Mengejutkan Ini
HMPV Tidak Bisa Diobati, Ini Cara Mengetahui Gejala dan Pencegahannya
Penderita HMPV Perlu Melakukan Isolasi Seperti Covid-19 karena Tak Ada Obatnya
Waspada Virus HMPV, Dinkes Minta Warga Yogya Jaga Imunitas
Yakinkan Virus HMPV Tak Berbahaya seperti COVID-19, Pemerintah China Jamin Negaranya Aman Buat Destinasi Plesiran