Yakinkan Virus HMPV Tak Berbahaya seperti COVID-19, Pemerintah China Jamin Negaranya Aman Buat Destinasi Plesiran

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 9 Januari 2025 | 14:26 WIB
Ilustrasi liburan di China diklaim tetap aman di tengah merebaknya virus HMPV pertama kali di dunia (Pixabay)
Ilustrasi liburan di China diklaim tetap aman di tengah merebaknya virus HMPV pertama kali di dunia (Pixabay)

 

 

TITIKTEMU.CO - Virus HMPV atau human metapneumovirus saat ini sedang jadi perbincangan dunia karena kemunculannya yang membuat kekhawatiran pada kesehatan secara global.

Pasalnya, virus tersebut dilaporkan pertama kali muncul di China, di mana 5 tahun lalu adalah negara yang sama dengan kasus pertama virus COVID-19.

Namun, banyak ahli kesehatan mengungkapkan jika virus HMPV tetap harus menjadi perhatian, ia bukan virus baru dan sebenarnya sudah ada di beberapa negara.

Hal tersebut juga memungkinkan untuk virus HMPV tidak akan membuat sejarah pandemi baru hingga skala COVID-19.

Baca Juga: Penderita HMPV Perlu Melakukan Isolasi Seperti Covid-19 karena Tak Ada Obatnya

Musim dingin dan musim semi merupakan puncak untuk virus HMPV yang sudah ditemukan sejak tahun 2001.

Fakta tersebut berbeda dengan COVID-19 yang baru ditemukan dan dikenali di tahun 2019 lalu.

Bagaimana penularan virus HMPV?

Virus ini menyebar melalui droplet yang dikeluarkan dari orang yang telah terinfeksi saat batuk atau bersin, kontak dekat seperti berjabat tangan, dan menyentuh permukaan yang sudah terkontaminasi.

Setelah virus masuk ke dalam tubuh, ia bisa menyebabkan penyakit pernapasan parah pada orang-orang dari segala usia.

Baca Juga: 5 Fakta Terkini Insiden Kecelakaan Maut di Kota Batu. Bus Pariwisata Alami Rem Blong hingga Seruduk 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor!

Terutamanya untuk anak-anak dan lanjut usia, serta untuk orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Independent, The Strait Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X