Kemarau Panjang , Warga Yogya Dihimbau Waspada ISPA Dan Jaga Imunitas

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 25 September 2023 | 10:49 WIB
Kelompok rentan seperti ibu hamil, balita dan lansia dihimbau hati-hati terhadap penyakit musim kemarau (Pemkot Yogyakarta).
Kelompok rentan seperti ibu hamil, balita dan lansia dihimbau hati-hati terhadap penyakit musim kemarau (Pemkot Yogyakarta).

TITIKTEMU.CO. Cuaca kemarau yang panjang seperti saat ini  membuat beberapa penyakit seperti radang tenggorokan, batuk, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga Illness Like Influenza (ILI) atau flu dapat melanda siapapun. Untuk itu, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menghimbau kepada masyarakat Kota Yogyakarta untuk terus melakukan pola hidup sehat agar imunitas tubuh tidak menurun. 

Hal ini perlu diwaspadai terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, balita dan lansia. Sejak bulan Agustus-September 2023, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat hampir 40 persen penderita  ISPA  hingga ILI mengalami peningkatan. Banyak masyarakat  yang mengalami dan mengeluhkan gejala ISPA maupun ILI akibat kemarau berkepanjangan. 

Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular dan Imunisasi (P2PM dan Imunisasi) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu menjelaskan, bagi ibu hamil penyakit ini akan membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus, bahkan antibiotik tidak akan membantu memulihkan lebih cepat.

Baca Juga: Sumber Air Baru Antipasi Dampak Kekeringan Di Batang

Endang mengungkapkan, cara menaikkan stamina bagi kelompok rentan ada beberapa cara, diantaranya istirahat yang cukup, minum banyak cairan baik air putih hangat, buah-buahan, makan sayur, hindari paparan asap rokok, bersihkan lendir dari hidung, serta olahraga ringan dan berjemur matahari pagi.

Ia juga mengungkapkan, untuk menghindari penularan di masyarakat, penderita flu dan batuk diwajibkan menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain. “Penyakit ini ditularkan dari orang ke orang melalui droplet, cairan dari penderita saat bersin atau batuk. Selain menggunakan masker bisa dicegah dan dihindari dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,"ujar Endang.

Sementara itu, saat ditemui Kepala Puskesmas Kotagede II Kota Yogyakarta Yusnita Susila Astuti mengatakan, kunjungan pasien di Puskesmas Kotagede II Kota Yogyakarta juga menunjukan kenaikan khususnya kasus ISPA dan ILI.

Untuk pasien ISPA atau ILI pada bulan Agustus 2023 mencapai 240 pasien. Sedangkan per tanggal 20 September 2023 sudah sebanyak 176 pasien. 

Baca Juga: Resep Herbal Agar Paru-paru Sehat ala dr Zaidul Akbar, Khasiatnya Luar Biasa

"Kalau dari jumlah kunjungan di bulan Agustus-September 2023 ada peningkatan kasus ILI maupun ISPA, dibandingkan bulan-bulan sebelumnya,"jelasnya.

Ia menjelaskan, meningkatnya kasus influenza ini tidak hanya dari cuaca kemarau yang panjang saja, melainkan adanya faktor pola hidup sehat di masyarakat. Selain itu, adanya transisi masa pandemi ke endemi dimana kebanyakan masyarakat tidak menggunakan masker, dan polusi udara juga menjadi penyebab meningkatnya kasus ILI atau ISPA.

"Untuk menghindarinya, cukup kita menjaga daya tahan tubuh atau imunitas kita. Bagi ibu hamil selama masa kehamilan disarankan setiap bulannya memeriksakan kehamilannya. Jika mengalami sesak nafas dan tanda-tanda lainnya segera mengunjungi fasilitas kesehatan di wilayahnya,"ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X