Temukan Kasus Covid-19 di Sekolah, Kota Semarang Stop Pembelajaran Tatap Muka

photo author
Heppy Purnomo, TitikTemu.co
- Rabu, 3 November 2021 | 08:42 WIB
Ilustrasi penbgecekam PTM di sekolah. (jatengprov.go.id)
Ilustrasi penbgecekam PTM di sekolah. (jatengprov.go.id)

TITIKTEMU.CO, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menghentikan Pembelajaran Tatap muka (PTM) terbatas di sejumlah sekolah hingga Sabtu (6/11/2021).

Langkah itu menyusul temuan kasus Covid-19.  Setidaknya sekitar 20 sekolah mulai SD, SMP, SMA negeri dan swasta yang siswanya terkonfirmasi potif Covid-19.

“Kami hentikan sementara karena ada siswa yang positif, sambil menunggu hasil tracking dan tracing,” kata Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri.

Baca Juga: Cegah Munculnya Klaster PTM di Sukoharjo, Tes Antigen Acak Digelar di Sekolah

Namun, Gunawan membantah temuan itu sebagai klaster sekolah.  Siswa yang terkonfirmasi, kata dia, ditemukan setelah dilakukan swab secara acak.

“Sambil menunggu hasil tracing, sekolah kita liburkan semetara. Semoga hasilnya negatif,” ujar Gunawan.

Gunawan menambahkan Dinas Pendidikan Kota Semarang melakukan pemeriksaan PTM kedua mulai 2-4 November.

Baca Juga: Duh! Klaster PTM di Solo Bertambah. Gibran: Tenang, Tatap Muka Jalan Terus

Sebanyak 122 sekolah bakal dilakukan random sampling dengan jumlah 3.660 siswa dan 366 tenaga pengajar.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Semarang menemukan 70 kasus Covid-19 di lingkungan sekolah saat tandom sampling ke 112 sekolah pada 25-27 Oktober.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam menyampaikan testing dilakukan terhadap 3.729 siswa dan tenaga pendidik.

Baca Juga: Kapolda Jateng Pantau Vaksinasi Pelajar di Sukoharjo, PTM di Sekolah Mulai Berlangsung

Dari sampling itu ditemukan 70 kasus positif Covid-19 atau 1,9 persen. Kasus tersebar di 29 sekolah, yaitu 2 SMA/SMK, 4 SMP, 16 SD, dan 7 pondok pesantren.

Abdul memastikan bahwa tidak ada klaster sekolah. Setelah tracing, pihaknya tidak menjumpai adanya kasus positif terhadap kontak erat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X