Cegah Klaster Sekolah, Gubernur Jateng Syaratkan Testing untuk PTM

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Rabu, 22 September 2021 | 05:30 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau pelaksanaan PTM di sebuah sekolah. (jatengprov.go.id)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau pelaksanaan PTM di sebuah sekolah. (jatengprov.go.id)

 

TITIKTEMU.CO, SEMARANG -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mensyaratkan testing bagi sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya siswa yang terpapar Covid-19 saat mengikuti PTM. Testing juga untuk mencegah munculnya klaster di sekolah.

Sebelumnya, Gubernur menerima laporan 90 siswa SMP Negeri Mrebet, Purbalingga, yang positif Covid-19 saat akan mengikuti PTM.

Baca Juga: Muncul Klaster Baru Covid-19 Usai PTM, Gubernur Ganjar Minta Kemenag Tutup Sebuah Madrasah di Jepara

Hal itu diketahui pasca pihak sekolah dan Dinkes setempat menggelar rapid test antigen. Terkait kejadian itu, Ganjar langsung meminta Bupati Purbalingga menghentikan PTM.

“Untuk Purbalingga, saya sudah telepon Bupati, saya minta untuk ditutup. Yang di Jepara juga saya minta langsung tutup,” kata Gubernur, Selasa (21/9/2021).

Mengacu pada kasus Purbalingga dan Jepara, Ganjar meminta kesiapan sekolah sebelum menyelenggarakan PTM.

Baca Juga: 40 Siswa dari 8 Sekolah di Blora Positif Covid, Kadinkes : Bukan Klaster PTM

Jika belum siap, kata Ganjar, pihak sekolah harus jujur. Pemprov Jateng akan mendampingi sampai sekolah benar-benar siap.

“(Sekolah) yang belum siap, tidak usah mengaku siap. Kalau belum siap kami akan dampingi biar siap," katanya.

Gubernur menyampaikan saat ini tidak ada daerah di Jawa Tengah yang berada di PPKM level 4. Kabupaten Brebes yang pekan lalu berstatus level 4 sudah turun menjadi level 3.

Baca Juga: Sidak Penerapan Prokes Dalam PTM, Ganjar Temukan Banyak Guru dan Siswa Belum Paham Soal Protokol Kesehatan.

“Tapi jangan terus lengah. Protokol kesehatan itu wajib. Juga soal PTN itu, harus disiap testingnya. Kalau perlu sekali-kali di-random test,” tegas Ganjar. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X