Mengenal Selat Hormuz, Jalur Utama Perdagangan Minyak dan Gas Dunia

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Maret 2026 | 09:05 WIB
Mengenal Selat Hormuz, Jalur Utama Perdagangan Dunia Minyak dan Gas Dunia. (Peta Dunia)
Mengenal Selat Hormuz, Jalur Utama Perdagangan Dunia Minyak dan Gas Dunia. (Peta Dunia)

TITIKTEMU.CO - Iran dikabarkan menutup Selat Hormuz. Penutupan ini bisa mengancam perdagangan minyak dunia, sebenarnya apa itu Selat Hormuz?

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur laut paling penting di dunia. Jalur ini menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab.

Meski lebarnya hanya sekitar 33 kilometer, selat ini merupakan jalur utama pengiriman minyak dan gas dari kawasan Timur Tengah ke berbagai negara.

Selat ini sekaligus menjadi pintu keluar bagi negara-negara produsen energi di kawasan tersebut menuju pasar internasional.

Karena fungsinya yang sangat vital, Selat Hormuz sering disebut sebagai “chokepoint energi dunia”, yaitu titik sempit dalam jalur transportasi global yang memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas pasokan energi.

Baca Juga: Update Perang AS–Israel vs Iran: Lebih dari 1.300 Orang Tewas di Teheran, Dunia Soroti Konflik yang Memanas 

Jalur Penting Distribusi Minyak Dunia

Berdasarkan data dari US Energy Information Administration, sekitar 20 juta barel minyak mentah dan produk turunannya melintasi Selat Hormuz setiap hari sepanjang tahun 2024.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 20 persen konsumsi minyak global. Artinya, satu dari lima barel minyak yang digunakan di dunia melewati jalur laut ini.

Selain minyak, selat ini juga menjadi jalur utama perdagangan gas alam cair (LNG). Sekitar seperlima perdagangan LNG dunia melewati kawasan ini, terutama ekspor dari Qatar, produsen gas terbesar di dunia.

Besarnya volume perdagangan tersebut membuat setiap gangguan di Selat Hormuz bisa langsung memengaruhi harga energi global.

Baca Juga: Peta Konflik Timur Tengah Memanas, Ini Dampak Perang AS–Israel vs Iran di Negara Teluk 

Sejarah Panjang sebagai Jalur Perdagangan

Peran Selat Hormuz sudah muncul sejak ribuan tahun lalu. Pada masa Achaemenid Empire sekitar 550–330 SM, wilayah ini merupakan jalur perdagangan kawasan Timur Tengah dengan Asia Selatan dan wilayah lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X