Donald Trump Umumkan Akhir Perang Gaza, Israel Klaim Kemenangan atas Hamas

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 13 Oktober 2025 | 13:38 WIB
Menyoroti pernyataan terbaru AS-Israel terkait akhir peperangan di Gaza, Palestina. (Instagram.com / @realdonaldtrump-@b.netanyahu)
Menyoroti pernyataan terbaru AS-Israel terkait akhir peperangan di Gaza, Palestina. (Instagram.com / @[email protected])

Di sisi lain, perwakilan Hamas menyatakan telah menyelesaikan seluruh persiapan untuk menyerahkan para sandera, sekaligus mengembalikan jenazah tentara Israel yang gugur dalam perang 2014.

“Kami siap menyerahkan semua sandera yang masih hidup,” ujar salah satu anggota Hamas dalam laporan yang sama.

Baca Juga: Ribuan Massa Padati Kedubes AS, Serukan Solidaritas untuk Palestina di Jakarta

Gaza: Kota yang Tinggal Puing

Seiring berlakunya gencatan senjata, sebagian warga Gaza mulai kembali ke wilayah mereka yang kini hanya tersisa reruntuhan.
Fatima Salem (38), salah satu warga, mengungkapkan kesedihannya melihat rumah yang telah rata dengan tanah.

“Tak ada yang tersisa. Rumah saya, rumah tetangga, semuanya lenyap,” tutur Fatima kepada The Straits Times.

Meski bantuan kemanusiaan mulai berdatangan, situasi di lapangan masih kacau. Warga kelaparan terpaksa merebut truk bantuan akibat kelangkaan makanan dan air bersih.

“Kekacauan ini menunjukkan warga sudah kehilangan kepercayaan pada janji perdamaian,”
ujar Mahmud al-Muzain, warga Gaza lainnya.

Baca Juga: Statistik Patrick Kluivert Bersama Garuda: Dari Euforia ke Kenyataan Pahit Kualifikasi Piala Dunia 2026

Gencatan Senjata atau Perdamaian Sementara?

Trump menyebut konferensi perdamaian di Kairo, Mesir, akan menjadi titik awal stabilitas jangka panjang bagi kawasan. Rencananya, pasukan multinasional akan menggantikan posisi militer Israel di Gaza di bawah koordinasi komando AS.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan sejumlah pemimpin Eropa untuk memastikan pelaksanaan kesepakatan berjalan sesuai rencana.

“Kami ingin memulai era baru keamanan kawasan,” tegas Trump.

Namun, sebagian pihak menilai bahwa deklarasi damai ini masih rentan menjadi jeda sementara, bukan akhir sejati dari konflik panjang Israel–Palestina.

Meski perang diklaim berakhir, luka kemanusiaan di Gaza masih terbuka lebar, dan banyak pihak meragukan apakah perdamaian yang dijanjikan Trump benar-benar akan bertahan lama.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X