TITIKTEMU.CO - Ratusan personel polisi dikerahkan Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengamankan sidang vonis terhadap mantan Kadiv Propam Polri Ferdi Sambo. Tim Gegana Brimob juga dikerahkan untuk menyisir di lokasi sidang.
Seperti diketahui, hari ini adalah merupakan jadwal sidang vonis terhadap Sambo dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir Joshua Hutabarat atau lebih dikenal dengan Brigadir J.
Baca Juga: Gempa Turki menelan korban lebih dari 20 ribu orang. Ini salah satu penyebabnya!
Polisi memperketat pengamanan sidang vonis mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Senin (13/2/2023). Pengamanan tersebut dipimpin langsung Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Ady Ary Syam Indradi.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko polisi akan melakukan Tactical Wall Game (TWG).
"Supaya siapa berbuat apa dan akan bertanggung jawab kepada siapa ini tentu menjadi dasar dalam proses SOP pengamanan," sambungnya.
Baca Juga: Manchester City kembali pepet Arsenal dengan menggusur Manchester United
Baca Juga: Marcus Rashford kembali cetak gol. Manchester United salip Manchester City di klasemen Liga Inggris
Menurut Trunoyudo, pengamanan akan didasari analisis Polda Metro Jaya terkait objek pengamanan. Pengamanan nantinya akan bersifat preemtif dan preventif.
"Dalam proses pengamanan besok tentunya mendasari pada sarana objek sesuai analisis hakikat oleh Polda Metro Jaya khususnya Polres Metro Jakarta Selatan. Secara umum sasaran preemtif dan preventif dalam persidangan tersebut," tuturnya.
Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Via WhatsApp Mengatasnamakan Bank. Jaga Data Pribadi
Sementara Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi menjelaskan pihaknya menerjunkan ratusan personel untuk pengamanan sidang vonis Ferdy Sambo.
Artikel Terkait
Kaget, ajudan sempat todong Sambo di pintu rumah. Dan dengar ada 5 tembakan dalam pembunuhan Brigadir J
Susul Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan ikut dipecat tidak hormat dari Polri
Sambo Kekeuh. Pembunuhan Terjadi karena Perbuatan Brigadir J terhadap istrinya. Tak Ada Motif Lain
Rekayasa terbongkar dari kesaksian nakes: Sambo tidak sedang tes PCR saat terjadi penembakan Brigadir J
Bharada E mengaku pergoki ada wanita keluar dari rumah Sambo sambil menangis. Ini tanggapan Arman Hanis
6 bantahan Bharada E atas kesaksian istri Sambo. Seandainya ada CCTV, Ibu PC mungkin tidak berani bohong..