Berawal pada hari Jumat tanggal 08 Juli 2022 sekira pukul 17:00 WIB telah terjadi penembakan terhadap diri Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat hingga mengakibatkan hilangnya nyawa Brigadir J.
Baca Juga: Lesti cabut laporan KDRT, Billar belum bisa langsung bebas. Ini penjelasan AKP Nurma Dewi
Lokasi penembakan di rumah dinas milik Ferdy Sambo di Komplek Perumahan Polri Duren Tiga Kelurahan Duren Tiga Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan. Hilangnya nyawa Nofriansyah Yosua Hutabarat akibat penembakan tersebut, timbul niat Sambo untuk menutupi fakta kejadian sebenarnya.
Dan berupaya untuk mengaburkan tindak pidana yang telah terjadi, sehingga salah satu upaya yang dilakukanya yaitu menghubungi Hendra Kurniawan, sekira pukul 17.22 WIB. Saat itu Hendra sedang berada di kolam pancing Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara.
Sambo meminta agar Hendra segera datang ke rumahnya, di Komplek Perumahan Polri Duren Pancoran, Jakarta Selatan karena ada sesuatu peristiwa yang perlu dibicarakan.
Baca Juga: Lesti cabut laporan KDRT, Billar belum bisa langsung bebas. Ini penjelasan AKP Nurma Dewi
Berselang sekira pukul 19.15, Hendra tiba di rumah Sambo. Dan bertemu langsung dengan Sambo, di car port rumahnya. Saat itu Hendr bertanya kepada Sambo,” Ada peristiwa apa Bang.”
Dan dijawab Sambo, “Ada pelecehan terhadap Mbakmu.” Kemudian Sambo melanjutkan ceritanya.
“Mbakmu teriak-teriak saat kejadian itu, lalu Yosua panik dan keluar dari kamar istriku, karena ketahuan oleh Richard,” lanjut Sambo.
Baca Juga: Resep Spaghetti Sapi Yang Pedasnya Nendang Banget
Bharada RE saat itu sambil bertanya, “Ada apa bang?” Ternyata Yosua yang berada di lantai bawah depan kamar tidur Putri Candrawathi tersebut bereaksi secara spontan. Dan menembak Richard Eliezer Pudihang Lumiu yang berdiri di tangga lantai dua rumah Sambo.
Melihat situasi tersebut Richard membalas tembakan Yosua, sehingga terjadilah saling tembak menembak di antara mereka berdua, yang mengakibatkan korban jiwa. Yaitu Nofriansyah Yosua Hutabarat yang meninggal dunia di tempat kejadian.
Itulah cerita yang direkayasa Sambo, lalu disampaikan kepada Hendra Kurniawan.
Setelah Hendra selesai mendengarkan cerita dari Sambo, kemudian Hendra menindaklanjuti insiden itu. Dengan menjumpai Benny Ali (Karo Provost Divpropam Polri) yang telah datang terlebih duhulu sebelum Maghrib di tempat kejadian di rumah Sambo.
Artikel Terkait
Ferdy Sambo dkk segera disidangkan. Tanggal 3 Oktober tersangka dan barang bukti akan diserahkan
FIX! Sambo tak lagi jadi bagian institusi Polri
Putri Candrawathi Resmi Ditahan. Pengacara: Ibu Putri akan Bersikap Kooperatif
Putri Candrawathi tampil perdana pakai baju tahanan oranye: Saya ikhlas diperlakukan seperti ini
Sambo ungkap motif pembunuhan Brigadir J : Ini dilakukan karena kecintaan kepada istri saya
Ini foto 11 tersangka pembunuhan Brigadir J di Kejagung. Sambo ditahan di Mako Brimob, Putri di Salemba
Dugaan korupsi Brigjen Hendra Kurniawan gunakan jet pribadi dalam kasus Sambo, 22 saksi diperiksa