TITIKTEMU.CO - Enam prajurit TNI diduga terlibat pembunuhan dan mutilasi terhadap warga sipil di Mimika, Papua.KSAD
Kepada Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD)
Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta agar mempercepat proses hukum terhadap para
prajurit tersebut.
"Saya tegaskan kepada seluruh jajaran Angkatan Darat, khususnya kepada Puspomad agar
ini diproses. Proses dengan tuntas dan tegas. Saya harapkan orang-orang itu dipecat
segara," kata KSAD Dudung Abdurrachman di Mabes AD, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2022), seperti dilansir Antara.
Baca Juga: Profil Nafa Urbach: Keluarga, Masa Kecil, Asmara dan Karirnya
Dudung menjelaskan, saat ini para pelaku sudah ditahan di Kompi Jayapura. Saat ini
enam anggota TNI tersebut tengah menjalani proses pemeriksaan.
Peristiwa pembunuhan terjadi pada 22 Agustus 2022 kira-kira pukul 21.50 WIT di SP 1
Distrik Mimika Baru. Jasad korban dibuang sekitar sungai Kampung Pigapu, distrik Iwaka.
Kasus terungkap setelah tanggal (26/8 ) jasad Arnold Lokbere, ditemukan aparat. Jasad
lainnya ditemukan pada Sabtu (27/8/2022) dan Senin (29/8/2022), dan yang terakhir belum
identitasnya.
Baca Juga: AKP Dyah Candrawati, polwan pertama yang terseret kasus Sambo, akan disidang etik
Setelah membuang korban ke sungai Pigapu, pelaku membakar mobil Toyota Calya yang
disewa korban untuk bertransaksi.
Ke 10 pelaku mutilasi adalah terdiri dari empat warga sipil, yaitu APL alias Jeck, DU,
R dan RMH.
Sedangkan anggota TNI AD dari Brigif 20 yakni Mayor Inf HF, Kapten Inf DK, Praka PR,
Pratu RAS, Pratu PC dan Pratu R.
Baca Juga: LIGA CHAMPIONS: Liverpool Tumbang oleh Napoli, dan Hasil Lengkap Matcday 1
Di tempat terpisah, Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra, menyampaikan perkembangan
penanganan kasus mutilasi empat warga asal Kabupaten Nduga di Kabupaten Mimika, Papua.
Kini, ada penambahan dua tersangka baru.
"Ada dua tersangka baru yang merupakan oknum anggota TNI diduga ikut terlibat dalam
kasus pembunuhan ini," ujar Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra, Sabtu (3/9).
Artikel Terkait
Sanksi Menunggu Jenderal Pelaku Penembakan Kucing Hingga Tewas di Sesko TNI Bandung
Buat kasus makin terang, Putri Candrawathi akan dikonfrontir dengan Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf
Video rekaman anggota TNI amankan pelaku pengeroyokan prajurit Kostrad di Salatiga tayang di instagram
Waduh, lokasi yang diduga istri Sambo dilecehkan di Magelang tak ada CCTV
Bripka RR akan diperiksa dengan Lie Detector. Berkas perkara istri Sambo segera dikembalikan ke penyidik
Menanti hasil pemeriksaan Sambo dan Putri Candrawathi dengan Lie Detector. Akankan mereka berbohong?
Kasus Sambo kembali makan korban, kini Kombes Pol Agus Nurpatria yang dipecat