TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Kasus penemuan mayat yang menggegerkan di wilayah Jakarta Selatan berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Polisi memastikan bahwa mayat pria tersebut merupakan korban pembunuhan.
Saat ditemukan mayat tersebut terbungkus dalam karung bersama batu di Kali Pesanggrahan. Pada anggota tubuhnya juga terdapat bekas luka memar dan tusukan. Selang dua hari setelah penemuan mayat, 28 Juni 2022, aparat polisi Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap jati diri mayat, serta penyebab tewasnya pria tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan seperti dilansir PMJ News, menuturkan hasil penyelidikan dari penemuan mayat di Kali Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tersebut.
Mayat tersebut diketahui merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh temannya sendiri. Motifnya adalah tersangka pelaku merasa sakit hati sering diperlakukan kasar oleh temannya, sesama pendatang dari Lampung itu.
Tersangka pelaku yang berinisial MRIA yang marah, kemudian membunuh korban berinisial ABTL dengan menusukkan pisau ke leher korban sebanyak tiga kali.
Baca Juga: Viral di TikTok, Pegawai di Terminal Tirtonadi Pungli. Ini Sanksinya
“Tersangka marah karena sering mengalami kekarasan yang dilakukan oleh korban. Awalnya korban dengan tersangka merupakan teman dan sama-sama dari Lampung. Korban sering datang ke mess untuk menginap. Sehari-hari korban sering berlaku kasar terhadap tersangka,” ujar Zulpan kepada wartawan, Kamis (30/6/2022).
“Puncak permasalahan pada hari Senin tanggal 27 Juni 2022 sekitar pukul 18.30 WIB saat tersangka selesai salat magrib, tersangka (sedang) tidur di kasur tiba-tiba korban datang langsung menendang tersangka, sehingga tersangka kaget dan marah kepada korban,” tambah Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Baca Juga: 'SUATU HARI DI UKRAINA' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Akibatnya, terjadi perkelahian antara pelaku dan korban. Kemudian tersangka yang melihat pisau di meja mengambil dan menusukkan pisau tersebut ke leher korban sebanyak tiga kali.
“Tersangka mengambil uang serta handphone milik korban. Selanjutnya tersangka membungkus korban dengan menggunakan kantong plastik sampah dan karung dan dalam karung tersebut tersangka masukan bantal guling. Setelah itu tersangka menunggu situasi sepi lalu membuang baju tersangka ke tempat sampah di pinggir jalan,” ujarnya.
Baca Juga: Haji 2022 : Arab Saudi Tetapkan Wukuf Jumat, Idul Adha Sabtu 9 Juli
Pelaku selanjutnya mengeluarkan dan membawa korban dengan sepeda motor. Sesampainya di Kali Pesanggrahan, pelaku memasukkan batu ke dalam karung serta mengikatnya denga tali rafia. Pelaku kemudian membuang korban ke Kali Pesanggrahan.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Keberadaan Bagus Pujianto, Warga Demak yang Dilaporkan Hilang Sejak November 2021
Curahan Hati Saudara Bagus Pujianto (1): Bagus Ingin Pulang Harus Bayar Administrasi 5 Juta
Curahan Hati Saudara Bagus Pujianto (2): Pelaku Backingannya Cukup Kuat..
GEGER ABORSI 7 JANIN DI MAKASSAR (1): Tujuh Mayat Bayi Ditemukan dalam Kotak Makanan di Kamar Kos Mahasiswi
GEGER ABORSI 7 JANIN DI MAKASSAR (2): Penangkapan Terduga Pelaku Berlangsung Dramatis, Teriak Minta Tolong
GEGER ABORSI 7 JANIN DI MAKASSAR (3): Tujuh Janin Hasil Aborsi Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat
GEGER ABORSI 7 JANIN DI MAKASSAR (4): Terduga Pelaku Mengaku akan Kuburkan Janin Setelah Dinikahi Kekasihnya
GEGER ABORSI 7 JANIN DI MAKASSAR (5): Tak Direstui Orang Tua Pacar, Terduga Pelaku Aborsi Tak Kunjung Dinikahi
Polresta Serang Kota Tak Boleh Kalah Lawan Nikita Mirzani