TITIKTEMU.CO - JAKARTA Muncul anggapan Komnas HAM berbalik melawan Brigadir J. Anggapan ini muncul setelah Komnas HAM memutuskan mengakhiri tugas penyelidikan dan pemantauannya terhadap kasus Brigadir J. Komnas HAM pun memberikan beberapa poin yang menguatkan anggapan pihaknya berbalik melawan Brigadir J.
Poin-poin tersebut diantaranya yakni menyebut adanya dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi oleh Brigadir J. Selain itu, pihaknya juga mengatakan tidak ditemukan tindak pidana kekerasan atau penganiayaan kepada Brigadir J oleh tersangka pelaku pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Komnas HAM: Ada indikasi 3 eksekutor menembak Brigadir J. Ini tanggapan Kabareskrim
Melihat kondisi tersebut, Johnson Panjaitan selaku Pengacara Keluarga Brigadir Yosua menyayangkan sikap Komnas HAM. “Brigadir J sudah di dalam kuburan. Keluarganya menanggung beban ini secara berat. Sekarang masih mau dihadirin lagi, dituntut tuntut lagi dan yang melakukan adalah komnas HAM, lembaga yang kita perjuangkan dan kita dirikan untuk melindungi korban bukan untuk melindungi polisi.” katanya dalam acara Indonesia Lawyers Club di salah satu stasiun televisi dengan tema “Apa Hukuman yang Tepat Untuk Sambo?”.
Johnson menyayangkan sikap Komnas HAM yang mengungkit lagi soal pelecehan seksual di Magelang. Padahal sebelumnya, dugaan pelecehan seksual telah dihapuskan.
Baca Juga: Tragis, istri Ferdy Sambo merasa lebih baik mati. Mengapa? Ini penyebabnya
“Komnas jadi begini... Saya berpuluh-puluh tahun bersama dengan mereka nggak begini tapi kok sekarang jadi begini. Saya jadi berpikir ‘aduh beginilah ternyata orang miskin kalau orang kaya dia kan kaya Putri (Candrawathi) ya kan’, rekonstruksi jalan lenggak lenggok dia ga ditahan dipamerkan berkali-kali sama suaminya pelukan gitu ya, oh ini rupanya hukum begitu ya yang dipertontonkan.” Tambahnya.
Johnson juga melihat bahwa Komnas HAM tidak mempedulikan korban. “Dia (Komnas HAM) juga melakukan pemantauan dan penyelidikan yang tidak pro justicia yang ujungnya cuma rekomendasi ke Presiden ataupun ke Polri. Pertanyaan saya korban di mana?” tegasnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Tersangka Obstruction of Justice Kasus Pembunuhan Brigadir J! Apa artinya?
Di sisi lain, banyaknya skenario yang berbeda-beda dan berubah-ubah dari masing-masing pihak ini membingungkan Otto Hasibuan, pengacara asal Indonesia.