TITIKTEMU.CO - Video rekaman anggota TNI saat mengamankan pelaku pengeroyokan prajurit Kostrad di Salatiga tayang di instagram @ infokomando.official.
Pengamanan itu dilakukan di Pasar Blauran Salatiga, Kamis (1/9/2022). Pelaku yang berjumlah lima orang terpaksa diamankan anggota TNI setelah mengeroyok Pratu RW dan membuat istri Pratu RW yang sedang hamil terjatuh dari motor.
Pelaku sempat kabur, tapi berhasil dihentikan oleh Pratu RW dan terjadilah pengeroyokan oleh lima pelaku yang diketahui sedang mabuk terhadap Pratu RW.
Baca Juga: Bonceng Istri Hamil 6 Bulan, Prajurit Kostrad Diserempet dan Dikeroyok 5 Pemuda Bertato di Salatiga
Istri Pratu RW yang panik kemudian menginformasikan adanya pengeroyokan terhadap suaminya melalui grup WA dan akhirnya sejumlah anggota TNI tiba dilokasi untuk mengamankan pelaku.
Sebelumnya diberitakan, Pratu RW anggota Yonif MR 411/6/2 Kostrad mengalami luka-luka dan bengkak pada bagian wajah serta harus dirawat di RST Dr. Asmir Salatiga.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, (2/9/2022) membenarkan terjadinya pengeroyokan terhadap Pratu RW oleh lima pemuda yang diduga preman tersebut.
Baca Juga: LIGA INGGRIS: Manchester United 3-1 Arsenal, Antony Santos Datang, The Gunners Tumbang
Kadispenad menyampaikan bahwa kejadian tersebut berawal saat Pratu RW yang membonceng istrinya berinisial D yang sedang hamil enam bulan menuju Pasar Blauran.
Kemudian diserempet kendaraan Pickup Suzuki Carry yang dikendarai Argo Wahyu Pamungkas beserta empat temannya.
Pratu RW sempat dibentak, namun yang bersangkutan tidak menghiraukan. Dan sesampainya di Pasar Blauran, Pratu RW dihentikan oleh Argo Wahyu Pamungkas serta melakukan pengeroyokan bersama keempat temannya tersebut.
Baca Juga: Cerita Bersambung:'Tresnane Sang Primadona' Eps.6
Istri Pratu RW yang panik dan ketakutan melihat suaminya dikeroyok dan tersungkur di jalan, meminta pertolongan di WAG leting suaminya.
Yang kemudian melakukan pencarian dan menemukan pelaku pengeroyokan kemudian membawanya ke Yonif MR 411/6/2 Kostrad. Dan selanjutnya dibawa ke RST Dr. Asmir Salatiga karena mengalami luka-luka.
Baca Juga: Erik ten Hag Mengirim Pesan Kepada Cristiano Ronaldo: Anda Harus Bugar untuk Tampil Bersama Tim
Setelah mendapatkan perawatan, pada Jumat (2/9/2022) seorang pengeroyok (Argo Wahyu Pamungkas) dinyatakan meninggal dunia dan empat orang lainnya masih menjalani pengobatan di RST Dr. Asmir Salatiga.