hukrim

Ade Firmansyah: 2 Tembakan di Bagian Dada dan Kepala Brigadir J Bersifat Fatal. Ada 5 Luka Tembakan Masuk

Senin, 22 Agustus 2022 | 17:44 WIB
Ilustrasi pembunuhan (pic/ist)

TITIKTEMU.CO - Hasil autopsi Ulang terhadap jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J diumumkan pada Senin (22/8/2022) di Bareskrim Polri oleh
Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI), Dokter Ade Firmansyah.

Ade Firmansyah, pihaknya telah memberikan hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J ke penyidik di Bareskrim Polri.

Diharapkan hasil autopsi kedua ini dapat membuat kasus semakin terang. Hasil dari autopsi ulang jenazah Brigadir J yang dapat membantu proses penyidikan pengungkapan
penyebab kematian Brigadir J.

Apa saja yang ditemukan saat otopsi kedua ini dapat memberikan kepuasaan bagi Keluarga yang menemukan kejanggalan-kejanggalan yang temukan pada jenazah Brigadir J pada saat jenazah dikirim ke kediaman Keluarga di Muaro Jambi (11/7).

Baca Juga: Kasus Makin Terang, Sambo Mengaku Jadi Dalang Pembunuhan Brigadir J dan Halangi Proses Penyidikannya

Otopsi kedua terhadap Jenazah Brigadir J dimulai pada tanggal 27 Juli 2022 di Rumah Sakit Sungai Bahar Jambi. Tim Forensik indepeden membawa organ-organ yang
diperlukan untuk diperiksa di Jakarta.

"Ini memang kewenangan penyidik untuk membuat terang perkara ini dan kami harapkan hasil yang kami berikan ini bisa semakin meyakinkan bagi penyidik tentang
bagaimana luka di tubuh korban dan bagaimana efeknya terhadap tubuh almarhum," jelasnya dalam konferensi pers dikutip dari Breaking News Kompas TV.

Demikian dilansir ayobandung.com dalam berita berjudul: 5 Poin Penting Hasil Autopsi Kedua Brigadir J dari Tim Forensik Tidak Ada Kekerasan di link https://www.ayobandung.com/umum/pr-794235388/ini-5-poin-penting-hasil-autopsi-kedua-brigadir-j-dari-tim-forensik-tidak-ada-kekerasan

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J akan Segera Digelar, Tapi Masih Harus Menunggu Ini...

Ade Firmansyah Ketua tim forensik mengatakan bahwa terdapat 2 tembakan di bagian dada dan di bagian kepala yang bersifat fatal. Setidaknya terdapat 5 luka tembakan masuk dan 4 tembakan keluar di tubuh Brigadir J.

Tim forensik memastikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan tidak dibawah tekanan dan imparsial tidak berpihak kepada siapapun.

" Kami bersifat independen dan tidak berpihak kepada siapapun. Kami bisa memberikan hasil kurang lebih dari 4 minggu, dengan demikian kami bekerja leluasa tidak
dalam tekanan," ujar ketua PDFI Ade Firmasnyah.

Baca Juga: Dugaan Data Pelanggan PLN Bocor, Begini Tanggapan PLN dan Kemkominfo

Lebih lanjut Ade Firmansyah Tim Forensik mengatakan bahwa tidak ditemukan adanya kekerasan atau tindakan penganiyaan selain dengan luka tembakan pada jenazah
Brigadir J. Tembakan ada yang bersarang di bagian tubuh di dekat tulang belakang.

Halaman:

Tags

Terkini