TITIKTEMU.CO - Simpang siurnya informasi terkait kasus dugaan baku tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo membuat berita merebak bagai bola liar.
Bahkan setelah kejadian Jumat, 8 Juli 2022 tersebut, hingga kini belum ada satupun tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J, yang merupakan sopir Putri Sambo, istri Kadiv Propam Ferdy Sambo.
Bharada E yang dalam keterangan Divhumas Polri disebutkan sebagai polisi yang terlibat dalam baku tembak dengan Brigadir J, statusnya juga masih sebagai saksi.
Baca Juga: Nama Baik Almarhum Mulai Terpulihkan, Brigadir J Dimakamkan Secara Kedinasan
Bahkan ajudan Ferdy Sambo tersebut tidak tampak hingga lebih dari dua minggu sejak peristiwa dugaan baku tembak terjadi.
Pekan ini, Bharada E yang diketahui terlibat dalam aksi baku tembak hingga menewaskan Brigadir J baru muncul ke publik.
Ia diketahui muncul bersama dengan 5 orang ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo saat menghadiri panggilan Komnas HAM untuk pemeriksaan pada Selasa, 26 Juli 2022.
Di tengah kemunculannya, beredar sebuah isu yang menyebut Bharada E akhirnya buka suara.
Isu itu mengabarkan Bharada E mengakui Ferdy Sambo bersekongkol dengan 5 orang jenderal dalam kasus tewasnya Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Bahkan, isu tersebut mengatakan 5 orang jenderal yang bersekongkol dengan Ferdy Sambo dalam kasus penembakan Brigadir J menjadi tersangka.
Baca Juga: Bharada E Buka Suara Soal Penembakan Brigadir J
Isu itu menjadi viral setelah kanal YouTube PAKDE TV mengunggah video berjudul "5 Jenderal Bakal Tersangka, Bharada E Ceritakan Kongklikong Ferdy Sambo & Jenderal!!! KPK" pada Selasa, 26 Juli 2022.
Dalam thumbnail video, terlihat seorang pria yang diklaim sebagai Bharada E mengenakan pakaian tahanan.