TITIKTEMU.CO, SOLO - Jelang ASEAN Para Games 2022, yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Indonesia terus berbenah diri. Selain menyiapkan venue serta fasilitas penunjang lainnya.
Tuan rumah juga menggandeng IADO (Indonesia Anti-Doping Organisation), untuk melakukan doping control kepada para atlet dari seluruh kontingen.
Nantinya, IADO akan menurunkan 27 DCO (Doping Control Officer), 1 BCO dan 33 Chaperone (pendamping DCO), yang berpengalaman di turnamen internasional.
Baca Juga: Kopda M Ditemukan Meninggal, Setelah Muntah-muntah. Sang Pelakor Dikecam Netizen
"Pada 27 dan 28 Juli 2022 IADO mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi seluruh Chaperone di Hotel Amerole Solo. Mereka bakal dibekali dengan sejumlah materi tentang Anti-Doping, khususnya yang diatur dalam World Anti-Doping Code," kata IADO dalam pernyataannya.
"Seluruh cabang olahraga akan diambil sampel dopingnya sesuai proporsi keterwakilan yang ada, kecuali cabang olahraga catur," lanjut IADO.
ASEAN Para Games 2022 sendiri diikuti oleh sekitar 1.300 atlet. Karena itu nantinya IADO akan melakukan kontrol doping terhadap 10 hingga 15 persen dari jumlah tersebut.
Baca Juga: Opening Ceremony Asean Para Games 2022 akan Digelar Sabtu, 30 Juli 2022
Pengambilan sample yang terdiri dari urine dan darah terhadap atlet bisa dilakukan selama ASEAN Para Games berlangsung tanpa pemberitahuan awal, sesuai tata tertib World Anti-Doping Code.
Sampel yang diperoleh, kemudian akan dikirim ke laboratorium anti-doping yang terakreditasi oleh WADA di Bangkok, Thailand.
Terdapat 13 lokasi pengambilan sampel doping selama ASEAN Para Games. Mengingat treatment para DCO dan bimtek bagi Chaperone ini terhadap para atlet ASEAN Para Games lebih khusus.
Baca Juga: Viral di Medsos Ajakan Bunuh Habib Rizieq Shihab. Ini yang Sebenarnya Terjadi
Maka mereka ini sudah dibekali cara penanganannya dalam kegiatan refreshment dan Bimtek tersebut.
IADO juga akan lebih menekankan pada sisi edukasi melalui kampanye anti-doping/outreach berupa pendirian booth yang dapat dikunjungi oleh atlet dan personel tim di sejumlah arena yang memiliki potensi kasus doping.
Artikel Terkait
7 Kedai Kopi di Solo yang Kopinya Enak dan Asyik Buat Ngumpul
Solo, Yogya dan Bali Jadi Pilot Project Wellness Tourism Indonesia, Apa itu Wellness Tourism?
Menengok Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman, Milik Pangeran Diponegoro di Musium Keris Solo.
5 Warung Ayam Panggang di Solo Raya, Wajib Dicicipi!
Jajanan Legendaris Pasar Gede Solo, Rasanya Ngangeni!
Sabar luur...Sebentar Lagi, Lewat Jalan Tol Solo-Jogjakarta, Waktu Tempuh Solo - Yogyakarta Cuma 20 Menit
Kota Solo Gantikan Vietnam Jadi Tuan Rumah ASEAN Para Games, Gibran: Kepercayaan Luar Biasa!
TENTANG ‘KEKASIH’ BARU KAESANG (1): Erina Gudono Tanggapi Soal 'Puteri Terfitnah'
TENTANG ‘KEKASIH’ BARU KAESANG (2): Sama Seperti Keluarga Jokowi, Erina Gudono Menyukai Gudeg Solo Mbak Yus
Yes! Dream Theater Konser di Solo 10 Agustus2022, Ini Harga Tiket dan Cara Belinya
Peserta ASEAN Para Games 2022 dari Berbagai Negara Telah Berdatangan di Kota Solo
Solo Siap Menjadi Tuan Rumah ASEAN Para Games. 14 Cabor Bakal Dipertandingkan