“Barang-barang yang dibawa termasuk laptop, pakaian yang baru dibeli, beberapa nota belanja, obat-obatan, dan perlengkapan kantor,” lanjut Reonald.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Kematian Diplomat Arya Daru, Lakban Kuning Dibeli di Jogja
Obat Tidak Dirinci, Medis Masih Privasi
Meski ditemukan obat-obatan, pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka belum bisa membeberkan jenis maupun fungsi obat tersebut.
Termasuk riwayat medis Arya yang dianggap masuk wilayah pribadi.
"Informasi medis tidak bisa kami sampaikan karena termasuk privasi almarhum," tegas Reonald.
Penyelidikan Masih Berjalan
Hingga kini, penyebab kematian Arya masih diselidiki secara intensif.
Tim kepolisian terus menghimpun bukti dan melakukan analisis mendalam guna mengetahui secara utuh apa yang terjadi menjelang wafatnya Arya di lingkungan Kemenlu.
Kasus kematian Arya Daru Pangayunan masih menyisakan tanda tanya besar.
Temuan tas miliknya di rooftop Kemenlu membuka sedikit demi sedikit misteri, namun banyak hal yang masih tertutup rapat demi menjaga privasi dan integritas penyelidikan.
Publik pun kini menanti hasil penyelidikan yang diharapkan membawa titik terang.***